Editor : Harr – Fajar.co.id
JAKARTA – Badan Kepegawaian
Negara (BKN) menyebutkan, rasionalisasi alias pemangkasan jumlah PNS tidak akan
sampai sejuta orang. Saat ini jumlah PNS di Indonesia 4,5 juta orang
dengan jumlah pensiun hingga 2019 sebanyak 500 ribuan orang.
“Kami
rasa rasionalisasi tidak harus dilakukan sampai sejuta orang. Secara alami pun
bisa. Tapi karena pemerintah menargetkan 2019 tinggal 3,5 juta PNS maka yang
dirasionalisasi kemungkinan besar 500 ribu orang,” ungkap Kepala BKN Bima Haria
Wibisana di sela-sela rakornas kepegawaian BKN, Kamis (26/5).
Dia
menyebutkan, bila yang dikurangi sebanyak satu juta orang, maka yang
dipensiunkan dini cukup 500 ribu ditambah pensiunan PNS 500 ribuan. Itupun
dalam masa rasionalisasi tetap ada perekrutan pegawai baru.
“Jadi yang
dirasionalisasi adalah PNS berkinerja buruk dan itu terbanyak di jabatan
fungsional umum. Jumlah PNS di JFU itu 47 persen dari total PNS. Paling tidak
diambil separuhnya untuk pensiun dini,” ucapnya.
Saat
ini, Bima menyebutkan, beberapa kementerian/lembaga seperti KemenPAN-RB dan BKN
sudah melakukan ujicoba rapid assesment dalam upaya rasionalisasi PNS. Bila
ujicoba itu berhasil, sistem ini akan digunakan secara nasional. (esy/jpnn)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar