Wikanto Arungbudoyo
MOSKOW – Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan
bertolak ke Sochi, Rusia usai melakukan kunjungan kenegaraan di Korea Selatan
(Korsel). Jokowi berencana melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden
Vladimir Putin.
Direktorat Jenderal Eropa Tengah dan Timur Kementerian
Luar Negeri RI Wicaksono Adi mengatakan, dalam pertemuan bilateral tersebut
diharapkan tercapai MoU di bidang pertahanan. Harapan tersebut diamini oleh
ajudan Putin, Yuri Ushakov.
Kepada wartawan di Kremlin –Istana Kepresidenan Rusia-,
Ushakov memastikan kesiapan Negeri Beruang Merah meneken kesepakatan dengan
Indonesia untuk menyuplai senjata dan amunisi yang akan diproduksi di bawah
lisensi internasional.
Seperti diwartakan Reuters, Selasa (17/5/2016),
kesepakatan tersebut siap ditandatangani di sela-sela KTT Rusia-ASEAN yang
diselenggarakan di Sochi. Sebelumnya, pada Rabu 18 Mei 2016, Presiden Putin
akan menerima secara pribadi kunjungan Presiden Jokowi di tempat yang sama.
Grey Cardinal juga dikabarkan siap mengunjungi Jepang di penghujung
2016. Sebelum pertemuan di Jepang tersebut, Putin akan bertemu Perdana Menteri
Shinzo Abe di sebuah forum ekonomi di Vladivostok pada September untuk membahas
isu-isu penting kedua negara.
Sebelumnya, Putin dan Abe juga melakukan pertemuan di
Sochi pada awal Mei untuk membahas sengketa wilayah di Kepulauan Kuril yang
telah berlangsung puluhan tahun. Pulau yang berada di utara Hokkaido, Jepang
itu menjadi faktor utama sulitnya penandatanganan pakta perdamian Perang Dunia
II antara Rusia dengan Negeri Sakura.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar