Redaktur: Adam Qadar
Yogyakarta - Islam bukanlah sebuah tujuan bagi umat muslim
melainkan sebuah pencapaian untuk meraih ridho Allah. Terdapat berbagai macam
cara atau pun kendaraan-kendaraan untuk meraih ridho Allah, salah satu
kendaraan tersebut yaitu Muhammadiyah. Hal tersebut sebagaimana diungkapkan
oleh Muhammad Muzzamil Basyuni selaku Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid
Istiqlal dalam kunjugannya ke Kantor PP Muhammadiyah diterima langsung
oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, pada Rabu (11/5).
Sejauh ini Muhammadiyah telah cukup banyak
berkontribusi terhadap kemajuan umat. “Kontribusi Muhammadiyah dalam hal
pendidikan, kesehatan, dan juga sosial merupakan bentuk kendaraan-kendaraan
yang dibentuk oleh Muhammadiyah dalam mencapai ridho Allah,”ungkapnya.
Kembali ditambahkan oleh Muzzamil.
“Kendaraan-kendaraan yang telah dibentuk tersebut sudah sepatutnya harus
dimanfaatkan sebaik-baiknya,”tambahnya.
Terlepas dari hal tersebut Muzzamil mengungkapkan saat
ini dinamika permasalahan-permasalahan di masyarakat Indonesia terkait dengan
politik, sosial, maupun agama cukup tinggi, Muzzamil menyarankan kepada umat
Islam untuk tidak sporadis dalam menghadapinya.
“Perbedaan adalah sebuah keniscayaan yang tidak dapat
dimunafikan dan tidak dapat dihindari, perbedaan bukan untuk saling bangku
hantam tapi untuk saling kuat menguatkan, erat-mengeratkan, dan sudah
sepatutnya kita sebagai umat Islam mengedepankan rasa cinta damai dalam
menghadapi dinamika permasalahan yang ada di Indonesia saat ini,”tambah
Muzzamil.
Melalui rasa cinta damai tersebut tutur Muzzamil akan
selaras dengan semboyan Indonesia Bhinneka Tunggal Ika. “Jika antar sesama
memiliki jiwa untuk tidak mengedepankan keegoisan maka moto Indonesia Bhinneka
Tunggal Ika akan berjalan dengan sebagaimana mestinya,”tutupnya. (dzar)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar