Fakhrizal Fakhri
JAKARTA - Setelah mengeksekusi delapan
terpidana mati di Pulau Nusakambangan pada 29 April 2015 lalu. Kejaksaan Agung
(Kejagung) telah memberikan isyarat akan melakukan eksekusi mati jilid III
dalam waktu dekat.
Siapa
sajakah terpidana mati yang diduga akan dihadapkan oleh para algojo? Berikut
nama-nama yang dirangkum Okezone.
1. Freddy
Budiman
Setelah
lolos dalam eksekusi jilid II yang dilakukan Kejaksaan Agung, nama terpidana
mati Freddy Budiman kerap disebut-sebut akan dieksekusi mati jilid III oleh
algojo di LP Nusakambangan.
Tak hanya
dikenal sebagai gembong narkoba, bapak tiga anak ini juga sempat menghebohkan
publik dengan skandal seksnya. Tercatat, model majalah pria dewasa Anggita Sari
dan Vanny Rossyane sempat bersiteru lantaran memperebutkan pria yang ditangkap
dengan barang bukti pil ekstasi sebanyak 1.412.475 butir dari China dan 400.000
butir ekstasi dari Belanda.
2. Mary Jane
Nama
lengkapnya Mary Jane Fiesta Veloso. Warga Negara asal Filipina ini menjadi
kurir dalam penyeludupan narkoba dengan jenis heroin seberat 2,6 kilogram atau
senilai USD500.000. Ia lolos dari timah panas para algojo lantaran keterangan
dirinya terkait kasus perdagangan manusia masih dibutuhkan oleh pemerintah
Filipina.
Pemerintah
Filipina juga terus melakukan lobi kepada pemerintah agar ibu dua anak ini
tidak dieksekusi mati setelah ditangkap di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta pada
April 2010 lalu. Bahkan dukungan tersebut juga diberikan oleh petinju asal
Filipina, Manny Pacman Pacquiao yang sempat mengunjunginya ke Lapas Wirogunan,
Yogyakarta, pada Jumat 10 Juli 2015 lalu.
3. Suud
Rusli
Mantan
anggota Marinir yang divonis mati pada 2004 lalu ini diketahui melakukan
pembunuhan Dirut PT Asaba Budyharto Angsono dan pengawalnya bernama Edy Siyep
pada 19 Juli 2003.
Suud juga
sempat dua kali kabur saat mendekam di Rumah Tahanan Militer (RTM) di Senen,
Jakarta Pusat dan RTM di Cimanggis. Aksi nekatnya itu membuat dirinya dihadiahi
dua timah panas petugas pada bagian kakinya.
Kini,
keseharian bekas anggota Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) itu menjadi
instruktur AO (admisi orientasi) para napi di Lapas Porong. Ia juga merupakan
aktor utama yang menumbuhkan rasa nasionalisme gembong teroris asal Jamaah
Islamiyah Umar Patek yang telah mengibarkan bendera merah putih pada 17 Agustus
2015 lalu.
4.
"Ratu Narkoba" Ola Beken
Meski
mendapat pengampunan hukuman mati di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
(SBY) 2012 lalu, nama Meirika Franola atau akrab disapa Ola Beken juga disebut
akan dieksekusi mati jilid III oleh Kejaksaan Agung.
Ola Beken
juga dikenal sebagai "Ratu Narkoba" setelah diketahui mengedarkan
barang haram tersebut dari dalam LP Wanita Tangerang. Sejumlah transaksi
keuangan dalam bisnis narkoba juga diketahui atas namanya setelah dirinya
ditangkap petugas.
Dalam
menjalankan bisnis haramnya Ola dikenal licin dan gesit. Sebab, mantan Disk
Joki (DJ) ini memulai karier sebagai pengedar narkoba dari dunia malam. Bahkan,
Ola menikah dengan Mouza Sulaiman Domala, yang merupakan pengedar narkoba dari
Afrika.
Ratu narkoba
ini menggandeng dua orang sepupunya Reni dan Deni dalam mengedarkan narkoba.
Ketiganya ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta sebelum berangkat ke London,
Inggris untuk menyelundupkan 3,5 kilogram heroin dan 3 kilogram kokain. (wal)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar