MEXICO CITY - Bos narkoba Meksiko, Joaquin
"El Chapo" Guzman, dipindahkan dari penjara di Meksiko tengah ke
sebuah penjara di Ciudad Juarez, sebuah kota utara di perbatasan Amerika
Serikat. Langkah ini menimbulkan dugaan bahwa pemindahan ini untuk memudahkan
El Chapo diekstradisi ke AS.
Terkait pemindahan yang dilakukan pada Sabtu dini hari ini, pengacara El Chapo mengaku tidak mengetahuinya. "Ini tindakan yang tidak masuk akal, tidak logis. Pihak berwenang seharusnya tidak melakukan hal ini. Ini benar-benar tak terduga," kata Juan Pablo Badillo.
Pihak pengacara El Chapo akan bertemu untuk melakukan tindakan terkait pemindahan ini. "Pada saat ini, ia tidak bisa diekstradisi," kata Badillo merujuk pada proses hukum yang belum selesai, disitat dari Reuters, Minggu (8/5/2016).
Sedangkan juru bicara kepresidenan Meksiko, Eduardo Sancehz mengatakan, pemindahan El Chapo dikarenakan penjara sebelumnya sedang direnovasi. Ia pun menegaskan jika pemindahan tersebut bukanlah bagian dari upaya mendeportasinya ke AS.
El Chapo atau Shorty menghadapi berbagai tuduhan, mulai dari pencucian uang untuk perdagangan narkoba, penculikan dan pembunuhan di kota-kota yang mencakup Chicago, Miami dan kedua Brooklyn dan Manhattan, New York.
Sebelumnya ia sempat tertangkap, namun berhasil melarikan diri dari penjara yang mempunyai tingkat keamanan maksimum dengan menggali terowongan. Ia sempat buron selama enam bulan, sebelum akhirnya berhasil ditangkap kembali pada bulan Januari lalu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar