Jakarta Bintang film dan presenter Oki Setiana Dewi memberikan
penjelasan soal sapaan ustazah pada dirinya. Gara-gara dirinya disapa ustazah
muncul protes di dunia maya. Petisi tersebut muncul di web change.org.
Petisi yang berjudul "Stop Tayangan Ustadzah Abal Abal
Oki Setiana Dewi" memang amat provokatif dan mengajak publik untuk tidak
menyukai ibu dua anak itu. Ini jawaban Oki soal sapaan ustazah itu.
Menurut Oki sejak masih duduk di
bangku SMA dia sudah mengajar orang membaca Alquran. Saat itu ada orang mulai
menyapanya dengan sapaan ustazah. "Saya sudah mulai mengajar anak-anak
membaca Alquran sejak duduk di SMA. Ketika itu ada yang menyapa saya kakak,
mbak dan ada juga yang menyapa ustazah," katanya saat dihubungi Bintang.com
pada Rabu (27/4/2016).
Setelah ia melanjutkan studinya di kampus Universitas Indonesia pun ia
melanjutkan kebiasaanya mengajar anak-anak dan ibu-ibu yang belum bisa membaca
Alquran. "Di kampus saya ikut dalam kegiatan kerohanian kampus UI. Salah
satu programnya itu adalah mengajar ibu-ibu di kampung Limo yang tak jauh dari
kampus membaca Alquran. Saat itu saya juga sudah disapa ustazah. Saya sama
sekali tidak meminta disapa ustazah. Tapi publik yang memberikan sapaan
itu," paparnya.Pun setelah selesai kuliah dan kebetulan ia mulai memberikan ceramah dalam berbagai kesempatan baik off air maupun on air di televisi. Ia juga masih disapa ustazah. "Saya tidak mengerti mengapa ada yang risih saat orang menyapa saya ustazah," tambahnya.
Oki Setiana Dewi kembali berserah pada Yang Maha Kuasa agar
dirinya bisa tetap konsisten menjalankan kegiatan dakwa di jalan Allah. Hujatan
dan protes sama sekali tidak membuatnya mengurangi atau menunda aktifitas
dakwah. "Ini adalah cobaan buat saya. Kalau saya surut dengan jalan dakwah
yang dilakukan selama ini artinya saya kalah dong. Saya tetap akan menjalankan
aktifitas dakwah seperti selama ini. Soalnya suami saya juga memberikan
dukungan," katanya.
http://www.bintang.com/celeb/read/2494770/jawaban-oki-setiana-dewi-saat-disebut-ustazah-abal-abal

Tidak ada komentar:
Posting Komentar