Minggu, 10 April 2016

Doa Anda Sulit Terkabul, Mungkin Anda Belum Melakukan 3 Hal ini. BERIKUT INI PENJELASAN YANG WAJIB DI BACA !!! “TOLONG DIBAGIKAN”



Riska Silvia – beritainformasi.com

BERDOA pada Allah SWT memanglah semestinya menjadi 
keharusan beberapa muslim. Karena semua sesuatunya memanglah mesti memohon kepadaNya. Supaya nantinya semuanya keinginan kita memperoleh ridhonya. Jadi lakukan senantiasa memanjatkan doa pada sang maha pencipta supaya tidak disebutkan sebagai manusia yang sombong. 

 
Doa Anda Susah Terkabul, Mungkin saja Anda Belum Melakukan 3 Hal ini 



Allah berjanji akan mengabulkan doa hamba yang memohon kepada-Nya. Tetapi, apakah semuanya doa akan dikabulkan? Apa saja syarat terkabulnya doa? 

Kesempatan ini kita akan menengok bagaimana menurut hadist dan kisah mengenai prasyarat terkabulnya doa. Syarat Terkabulnya Doa 

1. Mengetahui pada siapa kita memohon. 

Sebelumnya memohon suatu hal, pasti kita mesti mengetahui pada siapa kita memohon. Demikian halnya sebelumnya kita berdoa, kita mesti tau siapa Dzat yang tengah kita mintai pertolongan dan pertolongan untuk mengabulkan keinginan kita. 

Diluar itu, kita harus juga mengetahui dan yakini kalau Allah swt Maha Dapat mengabulkan apapun yang kita minta. Satu hari, Imam Jafar As-Shodiq, Guru dari Imam Madzhab Maliki dan Hanbali pernah ditanya oleh seorang, “Wahai Imam, kita selalu berdoa namun tidak pernah dikabulkan? ” 


Imam juga menjawab, “Karena kalian berdoa pada yang tidak kalian kenal. ”Jawaban ini sesuai dengan sabda Rasulullah saw yang berbunyi, ”Andai kalian mengetahui Allah dengan sebenar-benarnya jadi doa kalian dapat memindahkan gunung-gunung. ” 


2. Berbaik kira pada Allah swt. 

Sewaktu berdoa, kita mesti meyakini kalau Allah akan mengabulkan doa kita. Sia-sia kita berdoa bila masih ada perasaan ragu apakah Allah akan mengabulkan doa saya? Karena Allah pernah berfirman dalam Hadist Qudsi-Nya, ”Aku yaitu seperti apa yang didugakan hamba-Ku kepadaku. Karena itu, jangan sampai berprasangka mengenai-Ku terkecuali kebaikan. 

” 

Bila kita masih ragu apakah Allah akan mengabulkan atau tidak, jadi doa itu akan tidak terkabul karena Allah akan mengabulkan sesuai sama prasangka kita kepada-Nya. Rasulullah bersabda, ”Berdoalah pada Allah dalam kondisi meyakini bahwa (doamu) akan dikabulkan” 

3. Berdoa dengan perasaan terjepit. 

Syarat ketiga yaitu satu diantara yang terutama. Kita berdoa dengan perasaan terjepit dan terpojok 
seolah tak ada lagi yang bisa menolong kita terkecuali Allah swt. Tidak ada lagi yang kita harapkan selain-Nya.


Rasulullah saw bersabda, ”Jika seseorang dari kalian menginginkan doanya selalu dikabulkan oleh Allah swt 

jadi berputus asalah dari semua manusia. ” 

Saat tidak ada harapan lagi terkecuali rahmat-Nya, berdoa dalam keadaan betul-betul memerlukan bantuan-Nya, bercucuran air mata untuk ijabah dari-Nya jadi disitulah tempat terkabulnya doa. Karena Allah demikian cemburu bila hamba-Nya masih mengharapkan pada selain-Nya. Walau sebenarnya, siapa yang dapat mengabulkan semua keinginan terkecuali Allah swt? 


–Bukankah Dia (Allah) yang Mengabulkan (doa) orang yang dalam kesusahan jika dia berdoa kepada-Nya, dan Menyingkirkan kesulitan. ” (An-Naml 62) 


Saya telah melakukan adab berdoa dan kriteria terkabulnya doa, namun mengapa doa saya belum juga terkabul? Walau sebenarnya Allah berjanji akan mengabulkan doa hamba-hamba-Nya? 

  
Untuk menjawab pertanyaan ini, kita akan memakai analogi. Maha Suci Allah dari semua. Ada seseorang anak yang memohon pada ayahnya untuk dibelika pistol. Dia memohon, menangis serta meronta sejadi-jadinya. Akankah sang bapak membelikan pistol itu pada anaknya? 

Sang bapak tidak berikan bukanlah karena tidak dapat, bahkan juga membelikan 10 pistol juga ia dapat, namun pistol itu beresiko dan anak ini belum tahu. Pada akhirnya ia ubah keinginan anaknya dengan mainan yang tidak beresiko. 


Kita sering memohon suatu hal yang kita anggap baik. Walau sebenarnya tidak semuanya yang kita anggap baik itu baik. Pengetahuan kita begitu terbatas sesaat Allah Maha Tahu dan menginginkan berkata, ”Yang tengah kau minta ini berbahaya duhai hamba-Ku” 


Saat Allah tidak berikan apa yang kita minta karenanya “tidak baik” bukanlah bermakna Allah tidak menepati janji-Nya. Doa itu akan tetaplah terkabul dengan diarahkan pada pemberian Allah yang lain. Tiap-tiap doa akan dikabulkan. Apakah ia terkabul dengan cara segera didunia, diakhirkan di akhirat atau diganti dengan pemberian yang lain. 


Rasulullah saw bersabda, ”Doa yaitu inti beribadah. Tidak ada seseorang mukmin yang berdoa pada Allah terkecuali dikabulkan. Apakah ia dikabulkan segera di dunia, diakhirkan (sebagai pahala) di akhirat atau dihapus dosa-dosanya sesuai sama kadar doanya, sepanjang ia tidak berdoa keburukan. ” 


Kita sering mengeluh serta memprotes bila doa tidak kunjung terkabul, walau sebenarnya kita tidak tau apa yang tengah berlangsung dibalik doa-doa kita. Allah swt pernah berfirman dalam Taurat, ”Allah berkata pada hamba-hamba-Nya, “Kau berdoa untuk kehancuran hamba-Ku karena ia sudah mendzalimimu walau sebenarnya ditempat lain ada hamba yang berdoa untuk kehancuranmu karena kau sudah mendzaliminya. Bila kau menginginkan, Saya akan mengabulkan doamu serta mengabulkan doanya (orang yang sudah kau dzolimi) dan jika kau ingin saya akan mengakhirkan (balasan) kalian berdua hingga nantinya di Hari Kiamat. ” 


Kita cuma memikirkan bahwa doa kita belum terkabul tanpa ada pernah tahu kalau doa itu sudah menyelamatkan kita dari berbagai musibah dan bencana. Karena itu, janganlah sering memprotes mengenai tidak terkabulnya doa. Perbaiki doa kita dan yakinilah, tidak ada doa yang tidak terkabulkan! 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar