Wisnu Prasetiyo - news.detik.com
Jakarta - Meski menggugat keputusan partai, Fahri
Hamzah mengaku ingin kembali ke PKS. Presiden PKS Sohibul Iman membuka pintu,
meski heran juga dengan manuver Fahri yang memberi kesan terzalimi.
"Ya welcome,siapa pun mau ke PKS, silakan saja. Yang penting adalah mengikuti proses, dalam konteks beliau menyadari tentang kekeliruan kesalahannya, beliau mengikuti proses sebagaimana orang ingin masuk keanggotaan PKS, saya kira tidak ada masalah," kata Sohibul Iman saat acara Kongkow Bersama Presiden PKS di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (19/4/2016).
"Ya welcome,siapa pun mau ke PKS, silakan saja. Yang penting adalah mengikuti proses, dalam konteks beliau menyadari tentang kekeliruan kesalahannya, beliau mengikuti proses sebagaimana orang ingin masuk keanggotaan PKS, saya kira tidak ada masalah," kata Sohibul Iman saat acara Kongkow Bersama Presiden PKS di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (19/4/2016).
Namun Sohibul Iman heran mengapa Fahri yang mengaku ingin kembali ke PKS malah terus melawan. "Tapi ketika ingin kembali ia tetap ingin melakukan perlawanan ya saya bingung juga. Kalau tidak setuju dengan kebijakan dan arah partai tapi masih ingin itu tidak fair," katanya.
Sebelumnya diberitakan Fahri Hamzah menggugat pemecatannya dari semua jenjang kepartaian di PKS. Meski melawan keputusan PKS, ternyata ada keinginan Fahri kembali ke PKS. Keinginan itu disampaikan Fahri dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (8/4/2016). Fahri menuturkan keinginanya untuk kembali saat ditanya apakah dirinya siap pindah ke partai lain.
"Saya sudah tuliskan saya pengin untuk kembali. Saya dapat dukungan, simpati mengalir. Teman-teman ingin saya ada di dalam partai, itu yang saya perjuangkan sekarang. Menggugat putusan pimpinan adalah karena saya ingin kembali ke partai," kata Fahri.
Fahri menuturkan dia menggugat karena merasa diperlakukan tidak adil. "Saya fokus ke perbuatan melawan hukum. Perbuatan melawan hukumnya banyak sekali, AD/ART, ada peraturan partai yang dibuat belakangan. Itu khusus untuk jadi delik saya. Ada peraturan yang baru dibuat muncul di pertimbangan pemecatan. Ini luar biasa," katanya.
Dalam konferensi pers ini Fahri menegaskan dirinya tak melakukan kesalahan apa pun dan tak menentang haluan partai. Dia juga menegaskan dia tak akan pernah mundur dari kursi Wakil Ketua DPR.
"Saya menolak mundur, saya tidak tenang jika saya suruh mundur, itu aja intinya. Karena saya minta waktu untuk melakukan salat istikharah jadi yang lain-lain itu dibuat dikarang di belakangan hari gitu semua kontroversi itu dianggap dosa padahal semua itu adalah bagian dari pada diskusi kita dengan perbedaan pendapat yang ada dalam dan berimbang lainlah beberapa hal yang disebut dengan teman-teman nanti lebih lengkapnya saya akan memberikan berkasnya," beber Fahri mengakhiri jumpa pers. (van/nrl)
Sumber : http://news.detik.com/berita/3191562/fahri-ingin-kembali-ke-pks-sohibul-iman-silakan-kalau-menyadari-kesalahan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar