Rabu, 06 April 2016

Netizen : BAHAYA..! Beredar CHARLIE HEBOH, Majalah Penista ISLAM di INDONESIA Tolong di SEBARKAN Agar Pelakunya DIHUKUM



Sebuah komik satir bernama Charlie Heboh beredar di media sosial. Koran sama surat berita mingguan Charlie Hebdo asal -Paris, Prancis- ini mengklaim sudah menerbitkan edisi perdananya.

Mengutip dari laman facebook - Charlie Ramai yang diupload perdana pada Jumat, 1 April 2016. Edisi perdana Charlie Ramai dengan vulgar menghadirkan gambar sosok/muka yang bikin ramai beberapa Netizen.

Dalam gambar itu tampak seseorang pria berjanggut tampak tengah memperkosa seseorang anak kecil yang disimbolkan dengan wanita memiliki rambut kepang komplit dengan tas sekolah serta satu boneka...!!

 " Ana hanya menggerakkan sunnah nabi, " ucap pria yang dipertunjukkan dalam laman sampul Charlie Ramai seperti diambil VIVA. co. id, Minggu 3 April 2016.

 
Gambar ilustrasi pelecehan seksual itu, dengan cara terang terpampang dengan latar warna kuning serta tulisan berbentuk 'Sunnah' yang dituliskan sejumlah tiga kali.
Belum di ketahui persis di mana komik satir kontroversial ini mengedar serta di produksi. Tetapi yang memiliki account Charlie Ramai mengakui baru mengedarkannya di Jakarta.

 " Kami telah menyimpan sebagian sample di sebagian toko buku terpenting di Jakarta. Untuk kota lain belum ada. Silakan memburu edisi perdana kami serta membaca isi di dalamnya sebelumnya meluapkan amarah, " catat Charlie Ramai.
Tidak pelak, berita mengedarnya komik satir Charlie Ramai itu segera memetik reaksi serta kecaman dari beberapa Netizen.
 " Kasihan... Saya jadi begitu kasihan sekali dengan orang pembuat kartun ini... Tidak dapat berucap apa2... Satu waktu kematian datang kepadanya... Jadi ia bakal baru tahu sebenar2nya... Serta azab Allah itu sangat pedih... mudah-mudahan masihlah di beri peluang utk memperoleh hidayah, " catat account
bernama Rachmat
Sampai saat ini, account fanpage facebook punya Charlie Ramai masihlah dapat dibuka umum. Account ini paling akhir mengunggah photo pada Jumat, 1 April 2016 pada jam 21. 27 WIB.

Menurut pemantauan MuslimNetizen sekarang ini, 5 April 2016, account itu kelihatannya telah tidak bisa diketemukan atau sudah bertukar. Tetapi, apabila temukan account ini, atau account sama, berharap melaporkan ke pihak berwajib atau report page-nya supaya selekasnya ditutup.
account baru mirip Charlie Ramai Magazine
Sesudah ramai di media on-line ataupun mass media dan reaksi dari beberapa Netizen, hal semacam ini juga sudah memperoleh reaksi dari pemerintah.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan ; kebebasan memiliki pendapat tak bisa dipakai sebagai dalih pembenar untuk tiap-tiap aksi menebar kebencian serta menistakan agama. Lukman memohon ada aksi tegas untuk yang memiliki account sosial yang menebarkan kebencian serta penistaan agama.

 " Yang memiliki account sosial media serta pihak yang menghasilkan serta menebar penistaan agama mesti diolah hukum. Langkah ini lebih produktif daripada tindakan kekerasan seperti yang berlangsung di Perancis pasca terbitnya karikatur Nabi Muhammad di suratkabar Charlie Hebdo, " kata Lukman melalui info persnya, Senin (4/4/2016).

 " Akan tetapi, saya minta aparat keamanan bisa selekasnya temukan produsen content itu, serta lakukan penindakan hukum yang tegas, " tandasnya.

Sekian info ini di sampaikan, tolong bantu di-SHARE supaya Kita lebih siaga pada bebrapa tindakan seperti ini. Pastinya Kita tidak menginginkan kembali mencoreng Islam, terlebih hingga berlangsung reaksi anarkis dari tindakan seperti ini seperti yang berlangsung di Paris, Prancis atas tindakan Charlie Hebdo.

Jazakumullah Khairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza
sumber: 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar