Minggu, 17 April 2016

Rakyat Indonesia Menolak ISIS: Rilis Survei SMRC



by saidiman on Fri, 2016-01-22 11:35

Upaya organisasi penyebar teror seperti ISIS (Islamic State of Syria and Iraq) untuk memperoleh dukungan di Indonesia nampaknya gagal total. Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terbaru menunjukkan lebih dari 95% warga Indonesia yang mengetahui adanya ISIS menyatakan ISIS tidak boleh ada di Indonesia. Hanya 0,3% warga menyatakan ISIS boleh didirikan di Indonesia.
Temuan ini disampaikan Djayadi Hanan, PhD., Direktur Utama SMRC dalam presentasi hasil survey tentang ‘Pandangan dan Sikap Publik Nasional mengenai Terorisme dan ISIS di Indonesia’ yang diselenggarakan di Jakarta, 22 Januari 2016.

Survei ini menunjukkan bahwa sekitar 62% warga Indonesia mengenal ISIS. Dari  mereka yang tahu ISIS, hanya 0,8 persen yang menyatakan setuju dengan apa yang diperjuangkan ISIS.  Sebaliknya, hampir 90% mereka yang tahu ISIS menyatakan tidak setuju dengan apa yang diperjuangkan ISIS.

 Begitu pula hampir 90% masyarakat yang tahu ISIS menyatakan ISIS adalah ancaman bagi NKRI, sementara hanya 4,4% menyatakan ‘bukan ancaman’  bagi NKRI.
“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia pada umumnya menyadari keberadaan ISIS namun pada saat yang sama tidak setuju dengan apa yang diperjuangkan ISIS, menganggap ISIS sebagai ancaman dan menolak kehadiranb ISIS di Indonesia,” kata Djayadi.


Menurut Djayadi pula, temuan di indonesia ini sejalan dengan misalnya dengan temuan PWR Research Centre pada musim Semi 2015 lalu yang menunjukkan bahwa mayoritas warga di negara-negara berpenduduk mayoritas muslim menolak ISIS.

Penelitian SMRC juga menunjukkan penolakan terhadap ISIS tersebar merata di semua di semua kategori jender, desa-kota, umur, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, wilayah, etnis, dan agama. Di semua kelompok itu, yang menyatakan ISIS boieh didirikan di Indonesia, pada umumnya  hanya sekitar 0-2%.

“Dengan kata lain,” tambah Djayadi, “ISIS adalah musuh rakyat Indonesia, baik muslim maupun non muslim, apapun etnisnya, apapun pendidikannya, baik laki-laki maupun perempun, apapun kelas sosial ekonominya, dimanapun wilayah mereka tinggal”.

Di sisi lain, survey SMRC yang dilakukan Desember 2015 ini menunjukkan bahwa ada pula kelompok-kelompok masyarakat yang kurang memperoleh informasi tentang ISIS. Survei SMRC menunjukkan bahwa sekitar 63% warga berpendidikan SD dan 60% warga berpenghasilan di bawah Rp 1 juta tidak  mengetahui ISIS.  Demikian pula sekitar 60% warga berusia di atas 55 tahun dan 47% warga pedesaan tidak mengenal ISIS.

Walau survey SMRC menunjukkan bahwa hanya segelintir minoritas warga Indonesia yang bersimpati pada ISIS, namun terdapat indikasi bahwa dukungan terhadap ISIS itu memiliki kecenderungan lebih kuat di kalangan muda dibandingkan kelompok umur lainnya.  Walau tetap rendah, terdapat 4% warga berusia 22-25 tahun dan 5% warga yang masih sekolah/kuliah  yang mengenal ISIS menyatakan setuju dengan apa yang diperjuangkan ISIS; sementara di kelompok lain angka itu hanya 0-1%.

Survei SMRC ini mengungkapkan lebih banyak warga yang merasa tidak aman dari ancaman terorisme dibanding setahun sebelumnya.  Ancaman teroris ini dirasakan baik oleh kalangan muslim maupun non-muslim, tidak ada bedanya.

Survei SMRC ini dilakukan pada 10-20 Desember 2015 di seluruh provinsi di Indonesia, dengan 1220 responden yang dipilih secara random.

Selengkapnya baca disini :

SURVEI SMRC: ISIS Musuh Rakyat Indonesia

1. Jl. Kusumaatmaja No. 59, Menteng, Jakarta Pusat 10340 kontak@saifulmujani.com | www.saifulmujani.com TERORISME DAN ISIS DI INDONESIA PANDANGAN DAN SIKAP PUBLIK NASIONAL Temuan Survei Nasional: 10 – 20 Desember 2015 

2. Isu terorisme makin marak akhir-akhir ini.  Sejak akhir tahun lalu polisi dikabarkan menangkap sejumlah terduga teroris yang berencana melakukan sejumlah teror seiring dengan berbagai peristiwa perayaan akhir tahun  Bahkan di awal Januari ini kita dikejutkan oleh peristiwa peledakan bom di Jalan Thamrin Jakarta yang menimbulkan korban jiwa  Secara global berbagai peristiwa teror akhir-akhir ini dikaitkan dengan kelompok ISIS (Islamic State of Iraq and Syiria) sebagai pelaku utamanya PendahuluanPendahuluan 

3. Peristiwa teror biasanya memang ditujukan untuk menebar ketakutan dan ancaman kepada khalayak dan target tertentu yang dikehendaki teroris  Selain itu, bagi teroris, peristiwa teror juga merupakan alat komunikasi sekaligus mencari simpati kelompok masyarakat yang setuju dengan ideologi maupun aksi-aksi mereka  Karena itu pandangan dan tingkat pengetahuan serta penerimaan/penolakan publik terhadap terorisme dan pelakunya penting untuk diketahui Pendahuluan…Pendahuluan… 

4. Bagaimanakah publik/khalayak di Indonesia melihat peristiwa terorisme? Apakah terorisme dianggap makin menjadi ancaman atau tidak?  Bagaimana pula masyarakat melihat keberadaan ISIS? Setujukah mereka dengan keberadaan ISIS di Indonesia?  Untuk menjawab sejumlah pertanyaan tersebut SMRC telah melakukan survei nasional pada Desember lalu sebagai bagian dari survei reguler masalah-masalah sosial politik nasional Pendahuluan…Pendahuluan…

5.Dari segi waktu pelaksanaan, survei ini dilakukan sebelum peristiwa bom di Jalan Thamrin, jadi belum menggambarkan sentimen publik pasca kejadian tersebut.  Survei ini dibiayai dana corporate social responsibility SMRC PendahuluanPendahuluan 

6. Metodologi • Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. • Dari populasi itu dipilih secara random (multistage random sampling) 1220 responden. • Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 997 atau 82%. Sebanyak 997 responden ini yang dianalisis. Margin of error rata-rata dari survei dengan ukuran sampel tersebut sebesar +/- 3.2% pada tingkat kepercayaan 95% (dengan asumsi simple random sampling). • Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. • Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti. • Waktu wawancara lapangan 10 – 20 Desember 2015. Survei Nasional Desember 2015 6 

7. Populasi desa/kelurahan tingkat Nasional Desa/kelurahan di tingkat Dapil dipilih secara random dengan jumlah proporsional Di masing-masing RT/Lingkungan dipilih secara random dua KK Di KK terpilih dipilih secara random Satu orang yang punya hak pilih laki-laki/perempuan Ds 1 … Ds n Dapil 1 Ds 1 … Ds m Dapil k … … RT1 RT2 RT3 …. RT5 KK1 KK2 Laki-laki Perempuan Di setiap desa/kelurahan dipilih sebanyak 5 RT dengan cara random Flow chat penarikan sampelFlow chat penarikan sampel Survei Nasional Desember 2015 7 

8.Validasi Sampel 

9. KATEGORI SAMPEL POPULASI KATEGORI SAMPEL POPULASI Laki-laki 49.7 50.1 Islam 89.4 87.3 Perempuan 50.3 49.9 Katolik/Protestan 8.2 9.8 Lainnya 2.4 3.0 Pedesaan 52.8 50.2 Perkotaa 47.2 49.8 Jawa 38.5 40.2 Sunda 13.6 15.5 Madura 6.4 3.0 Bugis 4.0 2.7 Batak 4.0 3.6 Minang 3.0 2.7 Betawi 3.1 2.9 Lainnya 27.3 29.4 ETNIS AGAMAGENDER DESA-KOTA Survei Nasional Desember 2015 9 PROFILPROFIL DEMOGRAFIDEMOGRAFI RESPONDENRESPONDEN 

10. PROFILPROFIL DEMOGRAFIDEMOGRAFI RESPONDENRESPONDEN KATEGORI SAMPEL POPULASI KATEGORI SAMPEL POPULASI SUMATERA 20.7 20.7 BALI+NT 5.8 5.1 ACEH 1.6 1.8 BALI 2.0 1.6 SUMUT 4.3 5.3 NTB 2.0 1.9 SUMBAR 2.0 1.9 NTT 1.8 1.7 RIAU 2.6 2.2 KALIMANTAN 6.5 5.9 JAMBI 1.0 1.3 KALBAR 2.0 1.9 SUMSEL 3.3 3.1 KALTENG 1.0 1.0 BENGKULU 0.9 0.7 KALSEL 1.9 1.5 LAMPUNG 3.0 3.2 KALTIM 1.0 1.3 BABEL 0.9 0.5 KALTARA 0.6 0.2 KEPRI 1.0 0.7 SULAWESI 7.5 7.2 JAWA 56.5 57.9 SULUT 0.8 1.0 DKI 3.0 3.8 SULTENG 0.0 1.0 JABAR 16.9 17.6 SULSEL 3.8 3.4 JATENG 13.6 14.5 SULTRA 1.0 1.0 DIY 1.9 1.5 GORONTALO 0.9 0.4 JATIM 16.9 16.3 SULBAR 1.0 0.5 BANTEN 4.2 4.2 MALUKU+PAPUA 3.0 3.2 MALUKU 1.0 0.6 MALUT 1.0 0.4 PAPUA BARAT 0.0 0.4 PAPUA 1.0 1.7 PROVINSI PROVINSI Survei Nasional Desember 2015 10 

11. ANCAMAN TERORIS 

12.Kondisi Negara dariKondisi Negara dari Ancaman TerorisAncaman Teroris SSekarang Dibandingekarang Dibanding TTahunahun LLalualu Menurut Ibu/Bapak, apakah negara kita sekarang ini semakin aman, semakin tidak aman, atau sama saja dibanding tahun lalu dari ancaman teroris? … (%) 27.7 30.7 21.8 19.9 0 5 10 15 20 25 30 35 Semakin aman Semakin tidak aman Sama saja TT/TJ Survei Nasional Desember 2015 12 

13. Pada akhir Desember 2015, lebih banyak warga (30.7%) yang merasa semakin tidak aman dari ancaman teroris dibanding setahun sebelumnya. Yang merasa keadaan semakin aman dari ancaman teroris jumlahnya lebih sedikit (27.7%). TemuanTemuan 

14.ISIS 

15.Tahu atau pernah dengarTahu atau pernah dengar ISIS (ISIS (IslamicIslamic State of Iraq and SyiriaState of Iraq and Syiria )) ?? 15 Apakah Ibu/Bapak tahu atau pernah dengar ISIS (Islamic State of Iraq and Syiria)? … (%) Survei Nasional Desember 2015 Tida k, 38.1 Ya, 61.9 

16. Lanjutan ... : Bila tahu ISIS, boleh adaLanjutan ... : Bila tahu ISIS, boleh ada ISIS di Indonesia?ISIS di Indonesia? 16 Dalam negara bebas seperti kita, apakah boleh atau tidak boleh ada ISIS di Indonesia? … (%) Survei Nasional Desember 2015 0.3 95.3 4.4 0 20 40 60 80 100 120 Boleh Tidak boleh Tidak tahu 

17. Lanjutan ... : Bila tahu ISIS, setujuLanjutan ... : Bila tahu ISIS, setuju dengan yang diperjuangan ISIS?dengan yang diperjuangan ISIS? 17 Apakah Ibu/Bapak setuju atau tidak setuju dengan apa yang diperjuangkan ISIS? … (%) Survei Nasional Desember 2015 0.8 89.3 9.9 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 Setuju Tidak setuju Tidak tahu 

18.Lanjutan ... : Bila tahu ISIS, apakah ISISLanjutan ... : Bila tahu ISIS, apakah ISIS ancaman bagi NKRI ?ancaman bagi NKRI ? 18 Menurut Ibu/Bapak, apakah ISIS ancaman terhadap negara kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang bersendikan Pancasila dan UUD 1945? … (%) Survei Nasional Desember 2015 89.0 4.4 6.6 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 Ya, ancaman Bukan ancaman Tidak tahu/jawab 

19. Mayoritas responden (61.9%) mengetahui atau pernah mendengar tentang ISIS.  Dari yang mengetahui tentang ISIS, hampir seluruh responden (95.3%) menyatakan menolak keberadaan ISIS di Indonesia.  Konsisten dengan penolakan itu, diantara responden yang mengetahui ISIS, hampir seluruhnya (89.3%) juga menyatakan tidak setuju dengan apa yang diperjuangkan ISIS.  Diantara responden yang tahu ISIS, hampir seluruhnya (89%) menganggap ISIS sebagai ancaman bagi NKRI. TemuanTemuan 

20. Jadi, mayoritas warga Indonesia tahu dengan keberadaan ISIS. Hampir semuanya tidak setuju dengan apa yang diperjuangkan ISIS, menolak keberadaan ISIS di Indonesia, dan menganggap ISIS sebagai ancaman bagi NKRI.  Temuan ini mirip dengan temuan dari riset PEW Research Center (www.pewresearch.org) pada Spring 2015 lalu yang menyatakan bahwa mayoritas warga negara-negara yang berpenduduk mayoritas muslim menolak dan memusuhi ISIS. TemuanTemuan 

21.KONDISI NEGARA DARI ANCAMAN TERORIS MENURUT DEMOGRAFI 

22. Kondisi Negara dari Ancaman Teroris Sekarang Dibanding Tahun Lalu Menurut Demografi 22 Survei Nasional Desember 2015 BASE SEMAKIN AMAN SEMAKIN TIDAK AMAN SAMA SAJA TIDAK TAHU Laki-laki 49.7 32 30 22 17 Perempuan 50.3 24 32 22 23 Pedesaan 52.8 27 25 24 23 Perkotaan 47.2 28 37 19 16 <= 21 thn 5.0 24 40 26 10 22-25 thn 6.2 26 45 23 6 26-40 thn 36.5 28 34 21 16 41-55 thn 35.1 30 27 25 19 > 55 thn 17.2 24 23 15 38 GENDER DESA-KOTA UMUR 

23. Survei Nasional Desember 2015 BASE SEMAKIN AMAN SEMAKIN TIDAK AMAN SAMA SAJA TIDAK TAHU <= SD 41.7 25 23 18 34 SLTP 19.9 36 31 24 9 SLTA 27.2 27 37 26 10 PT 11.2 25 45 22 8 < 1 juta 35.4 28 23 20 29 1 - < 2 juta 34.1 28 32 21 19 => 2 juta 30.5 27 38 26 9 PENDAPATAN PENDIDIKAN Kondisi Negara dari Ancaman Teroris Sekarang Dibanding Tahun Lalu Menurut Demografi 

24. Survei Nasional Desember 2015 BASE SEMAKIN AMAN SEMAKIN TIDAK AMAN SAMA SAJA TIDAK TAHU Petani/trnk/nly, buruhksr/pembantu, krjtdkttp, supir/ojek, satpam/hansip, pkl, menganggur 43.4 28 27 24 21 Pengusaha, peg.swasta, pns, peg desa., wiraswasta, guru/dosen, profesional 18.2 34 36 19 11 Ibu rumah tangga 29.1 25 32 22 21 Masih sekolah/kuliah 2.4 22 43 35 0 Pensiun 1.7 29 35 18 18 Lainnya 5.2 16 29 20 35 PEKERJAAN Kondisi Negara dari Ancaman Teroris Sekarang Dibanding Tahun Lalu Menurut Demografi 

25. Survei Nasional Desember 2015 BASE SEMAKIN AMAN SEMAKIN TIDAK AMAN SAMA SAJA TIDAK TAHU Jawa 38.5 30 31 21 18 Sunda 13.6 24 38 17 21 Madura 6.4 30 9 16 45 Bugis 4.0 20 38 28 15 Betawi 3.1 45 23 29 3 Batak 4.0 35 30 15 20 Minang 3.0 23 47 17 13 Lainnya 27.3 24 30 26 19 Islam 89.4 28 31 22 19 Protestan/Katolik 8.2 28 21 21 30 Lainnya 2.4 17 50 25 8 ETNIS AGAMA Kondisi Negara dari Ancaman Teroris Sekarang Dibanding Tahun Lalu Menurut Demografi 

26.Survei Nasional Desember 2015 BASE SEMAKIN AMAN SEMAKIN TIDAK AMAN SAMA SAJA TIDAK TAHU SUMATERA 20.7 24 31 24 21 DKI+BANTEN 7.2 35 33 22 10 JABAR 16.9 26 37 18 19 JATENG+DIY 15.5 30 40 17 14 JATIM 16.9 34 17 15 34 INDONESIA TENGAH (BALI+NTB+NTT+KALIM ANTAN) 12.3 25 33 27 15 INDONESIA TIMUR (SULAWESI+MALUKU+M ALUT+PAPUA+PABAR) 10.5 24 25 33 18 WILAYAH Kondisi Negara dari Ancaman Teroris Sekarang Dibanding Tahun Lalu Menurut Wilayah 

27. Secara demografi, warga yang merasa semakin tidak aman dari ancaman teroris cenderung dari kalangan perempuan, perkotaan, dari umur yang lebih muda, lebih berpendidikan, dan menyebar secara merata menurut wilayah etnik dan agama.  Dari segi pekerjaan dan pendapatan, yang merasa semakin tidak aman berasal dari kelompok pendapatan lebih tinggi dan kelas menengah ke atas.  Ancaman teroris ini dirasakan baik oleh kalangan muslim maupun non-muslim, tidak ada bedanya. TemuanTemuan 

28. AWARENESS DAN SIKAP TERHADAP ISIS MENURUT DEMOGRAFI 

29. Awareness dan Sikap Terhadap ISIS Menurut Demografi 29 Survei Nasional Desember 2015 TAHU TIDAK BOLEH TIDAK BOLEH TT/TJ SETUJU TIDAK SETUJU TT/TJ YA, ANCAM AN BUKAN ANCAMA N TT/TJ Laki-laki 49.7 70 30 1 96 3 1 90 9 89 6 5 Perempuan 50.3 54 46 0 94 6 1 88 11 88 3 9 Pedesaan 52.8 53 47 0 94 6 1 86 13 87 4 9 Perkotaan 47.2 71 29 1 96 3 1 92 7 91 4 5 <= 21 thn 5.0 74 26 0 100 0 0 95 5 92 3 5 22-25 thn 6.2 77 23 2 96 2 4 83 13 94 2 4 26-40 thn 36.5 71 29 0 96 4 1 89 10 88 5 7 41-55 thn 35.1 59 41 0 96 4 0 92 8 90 4 6 > 55 thn 17.2 40 60 0 90 10 0 84 16 85 4 10 TAHU ATAU PERNAH DENGAR ISIS? (BILA TAHU ISIS) SETUJU DENGAN YANG DIPERJUANGKAN ISIS? (BILA TAHU ISIS) BOLEH ADA ISIS DI INDONESIA? (BILA TAHU ISIS) APAKAH ISIS ANCAMAN BAGI NKRI?BASE GENDER DESA-KOTA UMUR 

30. Awareness dan Sikap Terhadap ISIS Menurut Demografi 30 Survei Nasional Desember 2015 TAHU TIDAK BOLEH TIDAK BOLEH TT/TJ SETUJU TIDAK SETUJU TT/TJ YA, ANCA MAN BUKAN ANCAM AN TT/TJ <= SD 41.7 37 63 0 93 7 1 85 14 85 5 11 SLTP 19.9 71 29 0 95 5 1 87 12 89 4 8 SLTA 27.2 82 18 0 96 4 1 92 7 91 3 6 PT 11.2 92 8 1 97 2 1 92 7 90 9 1 < 1 juta 35.4 40 60 0 92 8 1 84 15 87 4 10 1 - < 2 juta 34.1 66 34 0 95 5 0 91 9 86 6 8 => 2 juta 30.5 83 17 1 97 2 2 90 8 93 4 4 PENDIDIKAN PENDAPATAN TAHU ATAU PERNAH DENGAR ISIS? (BILA TAHU ISIS) SETUJU DENGAN YANG DIPERJUANGKA N ISIS? (BILA TAHU ISIS) BOLEH ADA ISIS DI INDONESIA? (BILA TAHU ISIS) APAKAH ISIS ANCAMAN BAGI NKRI?BASE 

31. Awareness dan Sikap Terhadap ISIS Menurut Demografi 31 Survei Nasional Desember 2015 TAHU TIDAK BOLEH TIDAK BOLEH TT/TJ SETUJU TIDAK SETUJU TT/TJ YA, ANCA MAN BUKAN ANCAM AN TT/TJ Petani/trnk/nly, buruhksr/pembantu, krjtdkttp, supir/ojek, satpam/hansip, pkl, menganggur 43.4 57 43 0 96 4 1 89 10 89 4 7 Pengusaha, peg.swasta, pns, peg desa., wiraswasta, guru/dosen, profesional 18.2 84 16 0 99 1 0 97 3 90 7 3 Ibu rumah tangga 29.1 54 46 0 93 7 1 86 14 88 3 9 Masih sekolah/kuliah 2.4 83 17 5 95 0 5 84 11 89 11 0 Pensiun 1.7 94 6 0 94 6 0 88 13 88 0 13 Lainnya 5.2 51 49 4 88 8 0 73 27 92 0 8 TAHU ATAU PERNAH DENGAR ISIS? (BILA TAHU ISIS) SETUJU DENGAN YANG DIPERJUANGKA N ISIS? (BILA TAHU ISIS) BOLEH ADA ISIS DI INDONESIA? (BILA TAHU ISIS) APAKAH ISIS ANCAMAN BAGI NKRI?BASE PEKERJAAN 

32. Awareness dan Sikap Terhadap ISIS Menurut Demografi 32 Survei Nasional Desember 2015 TAHU TIDAK BOLEH TIDAK BOLEH TT/TJ SETUJU TIDAK SETUJU TT/TJ YA, ANCA MAN BUKAN ANCAM AN TT/TJ Jawa 38.5 61 39 0 96 4 1 92 7 87 5 8 Sunda 13.6 72 28 0 94 6 1 87 12 90 4 6 Madura 6.4 41 59 0 92 8 0 88 12 88 0 12 Bugis 4.0 40 60 0 100 0 0 88 13 75 13 13 Betawi 3.1 90 10 4 96 0 0 93 7 93 0 7 Batak 4.0 30 70 0 100 0 8 83 8 100 0 0 Minang 3.0 77 23 0 96 4 0 96 4 91 4 4 Lainnya 27.3 66 34 0 95 5 1 87 13 91 4 5 Islam 89.4 63 37 0 96 4 1 89 10 88 5 7 Protestan/Katol ik 8.2 40 60 0 85 15 0 82 18 91 0 9 Lainnya 2.4 92 8 0 100 0 0 100 0 100 0 0 TAHU ATAU PERNAH DENGAR ISIS? (BILA TAHU ISIS) SETUJU DENGAN YANG DIPERJUANGKA N ISIS? (BILA TAHU ISIS) BOLEH ADA ISIS DI INDONESIA? (BILA TAHU ISIS) APAKAH ISIS ANCAMAN BAGI NKRI?BASE ETNIS AGAMA 

33.Awareness dan Sikap Terhadap ISIS Menurut Wilayah 33 Survei Nasional Desember 2015 TAHU TIDAK BOLEH TIDAK BOLEH TT/TJ SETUJU TIDAK SETUJU TT/TJ YA, ANCA MAN BUKAN ANCAM AN TT/TJ SUMATERA 20.7 58 42 0 95 5 1 87 12 88 4 8 DKI+BANTEN 7.2 86 14 2 95 3 0 94 6 85 6 8 JABAR 16.9 73 27 0 96 4 1 89 10 92 3 5 JATENG+DIY 15.5 64 36 0 100 0 1 97 2 90 6 4 JATIM 16.9 43 57 0 88 12 0 85 15 85 1 14 INDONESIA TENGAH (BALI+NTB+NTT+KAL IMANTAN) 12.3 71 29 1 98 1 2 91 7 95 3 1 INDONESIA TIMUR (SULAWESI+MALUKU +MALUT+PAPUA+PAB AR 10.5 52 48 0 93 7 0 78 22 82 7 11 WILAYAH TAHU ATAU PERNAH DENGAR ISIS? (BILA TAHU ISIS) SETUJU DENGAN YANG DIPERJUANGKA N ISIS? (BILA TAHU ISIS) BOLEH ADA ISIS DI INDONESIA? (BILA TAHU ISIS) APAKAH ISIS ANCAMAN BAGI NKRI?BASE 

34. Warga yang mengetahui ISIS cenderung lebih banyak di kalangan laki-laki, perkotaan, umur yang lebih muda, berpendidikan, pendapatan lebih tinggi, dan pekerjaan yang lebih tergolong kelas menengah.  Awareness terhadap ISIS ini tersebar merata di seluruh wilayah serta dari segi etnis dan agama.  Penolakan terhadap keberadaan ISIS di Indonesia tersebar merata di semua kategori jender, desa- kota, umur, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, wilayah, etnis, dan agama. TemuanTemuan
35.Ketidak setujuan atau penolakan terhadap apa yang diperjuangkan ISIS juga tersebar merata di semua kategori demografi.  Anggapan bahwa ISIS adalah ancaman bagi NKRI juga tersebar merata di semua kategori demografi  Jadi, ISIS adalah musuh rakyat Indonesia, baik muslim maupun non muslim, apapun etnisnya, apapun pendidikannya, baik laki-laki maupun perempun, apapun kelas sosial ekonominya, dimanapun wilayah mereka tinggal. TemuanTemuan
36. Sekarang ini, lebih banyak warga yang merasa tidak aman dari ancaman terorisme dibanding setahun sebelumnya.  Ancaman teroris ini dirasakan baik oleh kalangan muslim maupun non-muslim, tidak ada bedanya.  Mayoritas warga Indonesia tahu dengan keberadaan ISIS. Hampir semuanya tidak setuju dengan apa yang diperjuangkan ISIS, menolak keberadaan ISIS di Indonesia, dan menganggap ISIS sebagai ancaman bagi NKRI. KesimpulanKesimpulan
37. Temuan ini mirip dengan temuan dari riset PEW Research Center (www.pewresearch.org) pada Spring 2015 lalu yang menyatakan bahwa mayoritas warga negara-negara yang berpenduduk mayoritas muslim menolak dan memusuhi ISIS.  ISIS adalah musuh rakyat Indonesia, baik muslim maupun non muslim, apapun etnisnya, apapun pendidikannya, baik laki-laki maupun perempun, apapun kelas sosial ekonominya, dimanapun wilayah mereka tinggal.  Sentimen permusuhan terhadap ISIS ini sudah kuat sejak sebelum bom di Jalan Thamrin terjadi. Perkiraan kami, sentimen itu sekarang lebih kuat lagi. KesimpulanKesimpulan
38.TERIMA KASIH

http://www.slideshare.net/saidimanahmad/survei-smrc-isis-musuh-rakyat-in...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar