by saidiman on Fri, 2016-01-22 11:35
Upaya organisasi penyebar teror seperti ISIS (Islamic State
of Syria and Iraq) untuk memperoleh dukungan di Indonesia nampaknya gagal
total. Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terbaru menunjukkan
lebih dari 95% warga Indonesia yang mengetahui adanya ISIS menyatakan ISIS
tidak boleh ada di Indonesia. Hanya 0,3% warga menyatakan ISIS boleh didirikan
di Indonesia.
Temuan ini disampaikan Djayadi Hanan, PhD., Direktur Utama
SMRC dalam presentasi hasil survey tentang ‘Pandangan dan Sikap Publik Nasional
mengenai Terorisme dan ISIS di Indonesia’ yang diselenggarakan di Jakarta, 22
Januari 2016.
Survei ini menunjukkan bahwa sekitar 62% warga Indonesia
mengenal ISIS. Dari mereka yang tahu
ISIS, hanya 0,8 persen yang menyatakan setuju dengan apa yang diperjuangkan
ISIS. Sebaliknya, hampir 90% mereka yang
tahu ISIS menyatakan tidak setuju dengan apa yang diperjuangkan ISIS.
Begitu pula hampir
90% masyarakat yang tahu ISIS menyatakan ISIS adalah ancaman bagi NKRI,
sementara hanya 4,4% menyatakan ‘bukan ancaman’
bagi NKRI.
“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia pada umumnya
menyadari keberadaan ISIS namun pada saat yang sama tidak setuju dengan apa
yang diperjuangkan ISIS, menganggap ISIS sebagai ancaman dan menolak kehadiranb
ISIS di Indonesia,” kata Djayadi.
Menurut Djayadi pula, temuan di indonesia ini sejalan dengan
misalnya dengan temuan PWR Research Centre pada musim Semi 2015 lalu yang
menunjukkan bahwa mayoritas warga di negara-negara berpenduduk mayoritas muslim
menolak ISIS.
Penelitian SMRC juga menunjukkan penolakan terhadap ISIS
tersebar merata di semua di semua kategori jender, desa-kota, umur, pendidikan,
pekerjaan, pendapatan, wilayah, etnis, dan agama. Di semua kelompok itu, yang
menyatakan ISIS boieh didirikan di Indonesia, pada umumnya hanya sekitar 0-2%.
“Dengan kata lain,” tambah Djayadi, “ISIS adalah musuh
rakyat Indonesia, baik muslim maupun non muslim, apapun etnisnya, apapun
pendidikannya, baik laki-laki maupun perempun, apapun kelas sosial ekonominya,
dimanapun wilayah mereka tinggal”.
Di sisi lain, survey SMRC yang dilakukan Desember 2015 ini
menunjukkan bahwa ada pula kelompok-kelompok masyarakat yang kurang memperoleh
informasi tentang ISIS. Survei SMRC menunjukkan bahwa sekitar 63% warga
berpendidikan SD dan 60% warga berpenghasilan di bawah Rp 1 juta tidak mengetahui ISIS. Demikian pula sekitar 60% warga berusia di
atas 55 tahun dan 47% warga pedesaan tidak mengenal ISIS.
Walau survey SMRC menunjukkan bahwa hanya segelintir
minoritas warga Indonesia yang bersimpati pada ISIS, namun terdapat indikasi
bahwa dukungan terhadap ISIS itu memiliki kecenderungan lebih kuat di kalangan
muda dibandingkan kelompok umur lainnya.
Walau tetap rendah, terdapat 4% warga berusia 22-25 tahun dan 5% warga
yang masih sekolah/kuliah yang mengenal
ISIS menyatakan setuju dengan apa yang diperjuangkan ISIS; sementara di
kelompok lain angka itu hanya 0-1%.
Survei SMRC ini mengungkapkan lebih banyak warga yang merasa
tidak aman dari ancaman terorisme dibanding setahun sebelumnya. Ancaman teroris ini dirasakan baik oleh
kalangan muslim maupun non-muslim, tidak ada bedanya.
Survei SMRC ini dilakukan pada 10-20 Desember 2015 di
seluruh provinsi di Indonesia, dengan 1220 responden yang dipilih secara
random.
Selengkapnya baca disini :
SURVEI SMRC: ISIS Musuh Rakyat Indonesia
1. Jl.
Kusumaatmaja No. 59, Menteng, Jakarta Pusat 10340 kontak@saifulmujani.com |
www.saifulmujani.com TERORISME DAN ISIS DI INDONESIA PANDANGAN DAN SIKAP PUBLIK
NASIONAL Temuan Survei Nasional: 10 – 20 Desember 2015
2. Isu
terorisme makin marak akhir-akhir ini. Sejak akhir tahun lalu polisi
dikabarkan menangkap sejumlah terduga teroris yang berencana melakukan sejumlah
teror seiring dengan berbagai peristiwa perayaan akhir tahun Bahkan di awal
Januari ini kita dikejutkan oleh peristiwa peledakan bom di Jalan Thamrin
Jakarta yang menimbulkan korban jiwa Secara global berbagai peristiwa teror
akhir-akhir ini dikaitkan dengan kelompok ISIS (Islamic State of Iraq and
Syiria) sebagai pelaku utamanya PendahuluanPendahuluan
3. Peristiwa teror biasanya memang ditujukan untuk menebar ketakutan dan ancaman
kepada khalayak dan target tertentu yang dikehendaki teroris Selain itu, bagi
teroris, peristiwa teror juga merupakan alat komunikasi sekaligus mencari
simpati kelompok masyarakat yang setuju dengan ideologi maupun aksi-aksi mereka
Karena itu pandangan dan tingkat pengetahuan serta penerimaan/penolakan
publik terhadap terorisme dan pelakunya penting untuk diketahui
Pendahuluan…Pendahuluan…
4. Bagaimanakah publik/khalayak di Indonesia melihat peristiwa terorisme? Apakah
terorisme dianggap makin menjadi ancaman atau tidak? Bagaimana pula
masyarakat melihat keberadaan ISIS? Setujukah mereka dengan keberadaan ISIS di
Indonesia? Untuk menjawab sejumlah pertanyaan tersebut SMRC telah melakukan
survei nasional pada Desember lalu sebagai bagian dari survei reguler
masalah-masalah sosial politik nasional Pendahuluan…Pendahuluan…
5.Dari
segi waktu pelaksanaan, survei ini dilakukan sebelum peristiwa bom di Jalan
Thamrin, jadi belum menggambarkan sentimen publik pasca kejadian tersebut.
Survei ini dibiayai dana corporate social responsibility SMRC
PendahuluanPendahuluan
6. Metodologi • Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang
yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17
tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. • Dari populasi
itu dipilih secara random (multistage random sampling) 1220 responden. •
Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 997 atau
82%. Sebanyak 997 responden ini yang dianalisis. Margin of error rata-rata dari
survei dengan ukuran sampel tersebut sebesar +/- 3.2% pada tingkat kepercayaan
95% (dengan asumsi simple random sampling). • Responden terpilih diwawancarai
lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. • Quality control
terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel
oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check).
Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti. • Waktu wawancara
lapangan 10 – 20 Desember 2015. Survei Nasional Desember 2015 6
7. Populasi desa/kelurahan tingkat Nasional Desa/kelurahan di tingkat Dapil
dipilih secara random dengan jumlah proporsional Di masing-masing RT/Lingkungan
dipilih secara random dua KK Di KK terpilih dipilih secara random Satu orang
yang punya hak pilih laki-laki/perempuan Ds 1 … Ds n Dapil 1 Ds 1 … Ds m Dapil
k … … RT1 RT2 RT3 …. RT5 KK1 KK2 Laki-laki Perempuan Di setiap desa/kelurahan
dipilih sebanyak 5 RT dengan cara random Flow chat penarikan sampelFlow chat
penarikan sampel Survei Nasional Desember 2015 7
8.Validasi Sampel
9. KATEGORI SAMPEL POPULASI KATEGORI SAMPEL POPULASI Laki-laki 49.7 50.1 Islam
89.4 87.3 Perempuan 50.3 49.9 Katolik/Protestan 8.2 9.8 Lainnya 2.4 3.0
Pedesaan 52.8 50.2 Perkotaa 47.2 49.8 Jawa 38.5 40.2 Sunda 13.6 15.5 Madura 6.4
3.0 Bugis 4.0 2.7 Batak 4.0 3.6 Minang 3.0 2.7 Betawi 3.1 2.9 Lainnya 27.3 29.4
ETNIS AGAMAGENDER DESA-KOTA Survei Nasional Desember 2015 9 PROFILPROFIL
DEMOGRAFIDEMOGRAFI RESPONDENRESPONDEN
10. PROFILPROFIL DEMOGRAFIDEMOGRAFI RESPONDENRESPONDEN KATEGORI SAMPEL POPULASI KATEGORI
SAMPEL POPULASI SUMATERA 20.7 20.7 BALI+NT 5.8 5.1 ACEH 1.6 1.8 BALI 2.0 1.6
SUMUT 4.3 5.3 NTB 2.0 1.9 SUMBAR 2.0 1.9 NTT 1.8 1.7 RIAU 2.6 2.2 KALIMANTAN
6.5 5.9 JAMBI 1.0 1.3 KALBAR 2.0 1.9 SUMSEL 3.3 3.1 KALTENG 1.0 1.0 BENGKULU
0.9 0.7 KALSEL 1.9 1.5 LAMPUNG 3.0 3.2 KALTIM 1.0 1.3 BABEL 0.9 0.5 KALTARA 0.6
0.2 KEPRI 1.0 0.7 SULAWESI 7.5 7.2 JAWA 56.5 57.9 SULUT 0.8 1.0 DKI 3.0 3.8
SULTENG 0.0 1.0 JABAR 16.9 17.6 SULSEL 3.8 3.4 JATENG 13.6 14.5 SULTRA 1.0 1.0
DIY 1.9 1.5 GORONTALO 0.9 0.4 JATIM 16.9 16.3 SULBAR 1.0 0.5 BANTEN 4.2 4.2
MALUKU+PAPUA 3.0 3.2 MALUKU 1.0 0.6 MALUT 1.0 0.4 PAPUA BARAT 0.0 0.4 PAPUA 1.0 1.7 PROVINSI PROVINSI Survei Nasional Desember 2015 10
11. ANCAMAN TERORIS
12.Kondisi Negara dariKondisi Negara dari Ancaman TerorisAncaman Teroris SSekarang
Dibandingekarang Dibanding TTahunahun LLalualu Menurut Ibu/Bapak, apakah negara
kita sekarang ini semakin aman, semakin tidak aman, atau sama saja dibanding
tahun lalu dari ancaman teroris? … (%) 27.7 30.7 21.8 19.9 0 5 10 15 20 25 30
35 Semakin aman Semakin tidak aman Sama saja TT/TJ Survei Nasional Desember
2015 12
13. Pada
akhir Desember 2015, lebih banyak warga (30.7%) yang merasa semakin tidak aman
dari ancaman teroris dibanding setahun sebelumnya. Yang merasa keadaan semakin
aman dari ancaman teroris jumlahnya lebih sedikit (27.7%). TemuanTemuan
14.ISIS
15.Tahu
atau pernah dengarTahu atau pernah dengar ISIS (ISIS (IslamicIslamic State of
Iraq and SyiriaState of Iraq and Syiria )) ?? 15 Apakah Ibu/Bapak tahu atau
pernah dengar ISIS (Islamic State of Iraq and Syiria)? … (%) Survei Nasional
Desember 2015 Tida k, 38.1 Ya, 61.9
16. Lanjutan ... : Bila tahu ISIS, boleh adaLanjutan ... : Bila tahu ISIS, boleh
ada ISIS di Indonesia?ISIS di Indonesia? 16 Dalam negara bebas seperti kita,
apakah boleh atau tidak boleh ada ISIS di Indonesia? … (%) Survei Nasional
Desember 2015 0.3 95.3 4.4 0 20 40 60 80 100 120 Boleh Tidak boleh Tidak tahu
17. Lanjutan ... : Bila tahu ISIS, setujuLanjutan ... : Bila tahu ISIS, setuju
dengan yang diperjuangan ISIS?dengan yang diperjuangan ISIS? 17 Apakah
Ibu/Bapak setuju atau tidak setuju dengan apa yang diperjuangkan ISIS? … (%)
Survei Nasional Desember 2015 0.8 89.3 9.9 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100
Setuju Tidak setuju Tidak tahu
18.Lanjutan ... : Bila tahu ISIS, apakah ISISLanjutan ... : Bila tahu ISIS, apakah
ISIS ancaman bagi NKRI ?ancaman bagi NKRI ? 18 Menurut Ibu/Bapak, apakah ISIS
ancaman terhadap negara kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang
bersendikan Pancasila dan UUD 1945? … (%) Survei Nasional Desember 2015 89.0
4.4 6.6 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 Ya, ancaman Bukan ancaman Tidak
tahu/jawab
19. Mayoritas responden (61.9%) mengetahui atau pernah mendengar tentang ISIS.
Dari yang mengetahui tentang ISIS, hampir seluruh responden (95.3%) menyatakan
menolak keberadaan ISIS di Indonesia. Konsisten dengan penolakan itu,
diantara responden yang mengetahui ISIS, hampir seluruhnya (89.3%) juga
menyatakan tidak setuju dengan apa yang diperjuangkan ISIS. Diantara
responden yang tahu ISIS, hampir seluruhnya (89%) menganggap ISIS sebagai
ancaman bagi NKRI. TemuanTemuan
20. Jadi, mayoritas warga Indonesia tahu dengan keberadaan ISIS. Hampir semuanya
tidak setuju dengan apa yang diperjuangkan ISIS, menolak keberadaan ISIS di
Indonesia, dan menganggap ISIS sebagai ancaman bagi NKRI. Temuan ini mirip
dengan temuan dari riset PEW Research Center (www.pewresearch.org) pada Spring
2015 lalu yang menyatakan bahwa mayoritas warga negara-negara yang berpenduduk
mayoritas muslim menolak dan memusuhi ISIS. TemuanTemuan
21.KONDISI NEGARA DARI ANCAMAN TERORIS MENURUT DEMOGRAFI
22. Kondisi Negara dari Ancaman Teroris Sekarang Dibanding Tahun Lalu Menurut
Demografi 22 Survei Nasional Desember 2015 BASE SEMAKIN AMAN SEMAKIN TIDAK AMAN
SAMA SAJA TIDAK TAHU Laki-laki 49.7 32 30 22 17 Perempuan 50.3 24 32 22 23
Pedesaan 52.8 27 25 24 23 Perkotaan 47.2 28 37 19 16 <= 21 thn 5.0 24 40 26
10 22-25 thn 6.2 26 45 23 6 26-40 thn 36.5 28 34 21 16 41-55 thn 35.1 30 27 25
19 > 55 thn 17.2 24 23 15 38 GENDER DESA-KOTA UMUR
23. Survei Nasional Desember 2015 BASE SEMAKIN AMAN SEMAKIN TIDAK AMAN SAMA SAJA
TIDAK TAHU <= SD 41.7 25 23 18 34 SLTP 19.9 36 31 24 9 SLTA 27.2 27 37 26 10
PT 11.2 25 45 22 8 < 1 juta 35.4 28 23 20 29 1 - < 2 juta 34.1 28 32 21
19 => 2 juta 30.5 27 38 26 9 PENDAPATAN PENDIDIKAN Kondisi Negara dari
Ancaman Teroris Sekarang Dibanding Tahun Lalu Menurut Demografi
24. Survei Nasional Desember 2015 BASE SEMAKIN AMAN SEMAKIN TIDAK AMAN SAMA SAJA
TIDAK TAHU Petani/trnk/nly, buruhksr/pembantu, krjtdkttp, supir/ojek,
satpam/hansip, pkl, menganggur 43.4 28 27 24 21 Pengusaha, peg.swasta, pns, peg
desa., wiraswasta, guru/dosen, profesional 18.2 34 36 19 11 Ibu rumah tangga
29.1 25 32 22 21 Masih sekolah/kuliah 2.4 22 43 35 0 Pensiun 1.7 29 35 18 18
Lainnya 5.2 16 29 20 35 PEKERJAAN Kondisi Negara dari Ancaman Teroris Sekarang
Dibanding Tahun Lalu Menurut Demografi
25. Survei Nasional Desember 2015 BASE SEMAKIN AMAN SEMAKIN TIDAK AMAN SAMA SAJA
TIDAK TAHU Jawa 38.5 30 31 21 18 Sunda 13.6 24 38 17 21 Madura 6.4 30 9 16 45
Bugis 4.0 20 38 28 15 Betawi 3.1 45 23 29 3 Batak 4.0 35 30 15 20 Minang 3.0 23
47 17 13 Lainnya 27.3 24 30 26 19 Islam 89.4 28 31 22 19 Protestan/Katolik 8.2
28 21 21 30 Lainnya 2.4 17 50 25 8 ETNIS AGAMA Kondisi Negara dari Ancaman
Teroris Sekarang Dibanding Tahun Lalu Menurut Demografi
26.Survei Nasional Desember 2015 BASE SEMAKIN AMAN SEMAKIN TIDAK AMAN SAMA SAJA
TIDAK TAHU SUMATERA 20.7 24 31 24 21 DKI+BANTEN 7.2 35 33 22 10 JABAR 16.9 26
37 18 19 JATENG+DIY 15.5 30 40 17 14 JATIM 16.9 34 17 15 34 INDONESIA TENGAH
(BALI+NTB+NTT+KALIM ANTAN) 12.3 25 33 27 15 INDONESIA TIMUR (SULAWESI+MALUKU+M
ALUT+PAPUA+PABAR) 10.5 24 25 33 18 WILAYAH Kondisi Negara dari Ancaman Teroris
Sekarang Dibanding Tahun Lalu Menurut Wilayah
27. Secara demografi, warga yang merasa semakin tidak aman dari ancaman teroris
cenderung dari kalangan perempuan, perkotaan, dari umur yang lebih muda, lebih
berpendidikan, dan menyebar secara merata menurut wilayah etnik dan agama.
Dari segi pekerjaan dan pendapatan, yang merasa semakin tidak aman berasal dari
kelompok pendapatan lebih tinggi dan kelas menengah ke atas. Ancaman teroris
ini dirasakan baik oleh kalangan muslim maupun non-muslim, tidak ada bedanya.
TemuanTemuan
28. AWARENESS DAN SIKAP TERHADAP ISIS MENURUT DEMOGRAFI
29. Awareness dan Sikap Terhadap ISIS Menurut Demografi 29 Survei Nasional Desember
2015 TAHU TIDAK BOLEH TIDAK BOLEH TT/TJ SETUJU TIDAK SETUJU TT/TJ YA, ANCAM AN
BUKAN ANCAMA N TT/TJ Laki-laki 49.7 70 30 1 96 3 1 90 9 89 6 5 Perempuan 50.3
54 46 0 94 6 1 88 11 88 3 9 Pedesaan 52.8 53 47 0 94 6 1 86 13 87 4 9 Perkotaan
47.2 71 29 1 96 3 1 92 7 91 4 5 <= 21 thn 5.0 74 26 0 100 0 0 95 5 92 3 5
22-25 thn 6.2 77 23 2 96 2 4 83 13 94 2 4 26-40 thn 36.5 71 29 0 96 4 1 89 10
88 5 7 41-55 thn 35.1 59 41 0 96 4 0 92 8 90 4 6 > 55 thn 17.2 40 60 0 90 10
0 84 16 85 4 10 TAHU ATAU PERNAH DENGAR ISIS? (BILA TAHU ISIS) SETUJU DENGAN
YANG DIPERJUANGKAN ISIS? (BILA TAHU ISIS) BOLEH ADA ISIS DI INDONESIA? (BILA
TAHU ISIS) APAKAH ISIS ANCAMAN BAGI NKRI?BASE GENDER DESA-KOTA UMUR
30. Awareness dan Sikap Terhadap ISIS Menurut Demografi 30 Survei Nasional Desember
2015 TAHU TIDAK BOLEH TIDAK BOLEH TT/TJ SETUJU TIDAK SETUJU TT/TJ YA, ANCA MAN
BUKAN ANCAM AN TT/TJ <= SD 41.7 37 63 0 93 7 1 85 14 85 5 11 SLTP 19.9 71 29
0 95 5 1 87 12 89 4 8 SLTA 27.2 82 18 0 96 4 1 92 7 91 3 6 PT 11.2 92 8 1 97 2
1 92 7 90 9 1 < 1 juta 35.4 40 60 0 92 8 1 84 15 87 4 10 1 - < 2 juta
34.1 66 34 0 95 5 0 91 9 86 6 8 => 2 juta 30.5 83 17 1 97 2 2 90 8 93 4 4
PENDIDIKAN PENDAPATAN TAHU ATAU PERNAH DENGAR ISIS? (BILA TAHU ISIS) SETUJU
DENGAN YANG DIPERJUANGKA N ISIS? (BILA TAHU ISIS) BOLEH ADA ISIS DI INDONESIA?
(BILA TAHU ISIS) APAKAH ISIS ANCAMAN BAGI NKRI?BASE
31. Awareness dan Sikap Terhadap ISIS Menurut Demografi 31 Survei Nasional Desember
2015 TAHU TIDAK BOLEH TIDAK BOLEH TT/TJ SETUJU TIDAK SETUJU TT/TJ YA, ANCA MAN
BUKAN ANCAM AN TT/TJ Petani/trnk/nly, buruhksr/pembantu, krjtdkttp, supir/ojek,
satpam/hansip, pkl, menganggur 43.4 57 43 0 96 4 1 89 10 89 4 7 Pengusaha,
peg.swasta, pns, peg desa., wiraswasta, guru/dosen, profesional 18.2 84 16 0 99
1 0 97 3 90 7 3 Ibu rumah tangga 29.1 54 46 0 93 7 1 86 14 88 3 9 Masih sekolah/kuliah
2.4 83 17 5 95 0 5 84 11 89 11 0 Pensiun 1.7 94 6 0 94 6 0 88 13 88 0 13
Lainnya 5.2 51 49 4 88 8 0 73 27 92 0 8 TAHU ATAU PERNAH DENGAR ISIS? (BILA
TAHU ISIS) SETUJU DENGAN YANG DIPERJUANGKA N ISIS? (BILA TAHU ISIS) BOLEH ADA
ISIS DI INDONESIA? (BILA TAHU ISIS) APAKAH ISIS ANCAMAN BAGI NKRI?BASE
PEKERJAAN
32. Awareness dan Sikap Terhadap ISIS Menurut Demografi 32 Survei Nasional Desember
2015 TAHU TIDAK BOLEH TIDAK BOLEH TT/TJ SETUJU TIDAK SETUJU TT/TJ YA, ANCA MAN
BUKAN ANCAM AN TT/TJ Jawa 38.5 61 39 0 96 4 1 92 7 87 5 8 Sunda 13.6 72 28 0 94
6 1 87 12 90 4 6 Madura 6.4 41 59 0 92 8 0 88 12 88 0 12 Bugis 4.0 40 60 0 100
0 0 88 13 75 13 13 Betawi 3.1 90 10 4 96 0 0 93 7 93 0 7 Batak 4.0 30 70 0 100
0 8 83 8 100 0 0 Minang 3.0 77 23 0 96 4 0 96 4 91 4 4 Lainnya 27.3 66 34 0 95
5 1 87 13 91 4 5 Islam 89.4 63 37 0 96 4 1 89 10 88 5 7 Protestan/Katol ik 8.2
40 60 0 85 15 0 82 18 91 0 9 Lainnya 2.4 92 8 0 100 0 0 100 0 100 0 0 TAHU ATAU
PERNAH DENGAR ISIS? (BILA TAHU ISIS) SETUJU DENGAN YANG DIPERJUANGKA N ISIS?
(BILA TAHU ISIS) BOLEH ADA ISIS DI INDONESIA? (BILA TAHU ISIS) APAKAH ISIS
ANCAMAN BAGI NKRI?BASE ETNIS AGAMA
33.Awareness dan Sikap Terhadap ISIS Menurut Wilayah 33 Survei Nasional Desember
2015 TAHU TIDAK BOLEH TIDAK BOLEH TT/TJ SETUJU TIDAK SETUJU TT/TJ YA, ANCA MAN
BUKAN ANCAM AN TT/TJ SUMATERA 20.7 58 42 0 95 5 1 87 12 88 4 8 DKI+BANTEN 7.2
86 14 2 95 3 0 94 6 85 6 8 JABAR 16.9 73 27 0 96 4 1 89 10 92 3 5 JATENG+DIY
15.5 64 36 0 100 0 1 97 2 90 6 4 JATIM 16.9 43 57 0 88 12 0 85 15 85 1 14
INDONESIA TENGAH (BALI+NTB+NTT+KAL IMANTAN) 12.3 71 29 1 98 1 2 91 7 95 3 1
INDONESIA TIMUR (SULAWESI+MALUKU +MALUT+PAPUA+PAB AR 10.5 52 48 0 93 7 0 78 22
82 7 11 WILAYAH TAHU ATAU PERNAH DENGAR ISIS? (BILA TAHU ISIS) SETUJU DENGAN
YANG DIPERJUANGKA N ISIS? (BILA TAHU ISIS) BOLEH ADA ISIS DI INDONESIA? (BILA
TAHU ISIS) APAKAH ISIS ANCAMAN BAGI NKRI?BASE
34. Warga yang mengetahui ISIS cenderung lebih banyak di kalangan laki-laki,
perkotaan, umur yang lebih muda, berpendidikan, pendapatan lebih tinggi, dan
pekerjaan yang lebih tergolong kelas menengah. Awareness terhadap ISIS ini
tersebar merata di seluruh wilayah serta dari segi etnis dan agama. Penolakan
terhadap keberadaan ISIS di Indonesia tersebar merata di semua kategori jender,
desa- kota, umur, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, wilayah, etnis, dan agama.
TemuanTemuan
35.Ketidak setujuan atau penolakan terhadap apa yang diperjuangkan ISIS juga
tersebar merata di semua kategori demografi. Anggapan bahwa ISIS adalah
ancaman bagi NKRI juga tersebar merata di semua kategori demografi Jadi, ISIS
adalah musuh rakyat Indonesia, baik muslim maupun non muslim, apapun etnisnya,
apapun pendidikannya, baik laki-laki maupun perempun, apapun kelas sosial
ekonominya, dimanapun wilayah mereka tinggal. TemuanTemuan
36. Sekarang ini, lebih banyak warga yang merasa tidak aman dari ancaman terorisme
dibanding setahun sebelumnya. Ancaman teroris ini dirasakan baik oleh
kalangan muslim maupun non-muslim, tidak ada bedanya. Mayoritas warga
Indonesia tahu dengan keberadaan ISIS. Hampir semuanya tidak setuju dengan apa
yang diperjuangkan ISIS, menolak keberadaan ISIS di Indonesia, dan menganggap
ISIS sebagai ancaman bagi NKRI. KesimpulanKesimpulan
37. Temuan ini mirip dengan temuan dari riset PEW Research Center
(www.pewresearch.org) pada Spring 2015 lalu yang menyatakan bahwa mayoritas
warga negara-negara yang berpenduduk mayoritas muslim menolak dan memusuhi
ISIS. ISIS adalah musuh rakyat Indonesia, baik muslim maupun non muslim,
apapun etnisnya, apapun pendidikannya, baik laki-laki maupun perempun, apapun
kelas sosial ekonominya, dimanapun wilayah mereka tinggal. Sentimen
permusuhan terhadap ISIS ini sudah kuat sejak sebelum bom di Jalan Thamrin
terjadi. Perkiraan kami, sentimen itu sekarang lebih kuat lagi.
KesimpulanKesimpulan
38.TERIMA
KASIH
http://www.slideshare.net/saidimanahmad/survei-smrc-isis-musuh-rakyat-in...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar