News.kezone.com
- Selasa, 19 April 2016 - 08:18 wib
JAYAPURA - Diduga akibat ringan tangan
kepada anak buahnya, Komandan Kodim 1708/BN Letnan Kolonel Inf Gandung Eko
Prabowo didemo anak buahnya.
Berdasarkan
informasi yang di himpun, Serda Frans Rombepasang sekira pukul 11.00 WIT
kemarin dipukul oleh Eko hingga dirinya melakukan visum di Rumah Sakit di Biak
Provinsi Papua.
Selanjutnya,
atas peristiwa tersebut keluarga Serda Frans Rombepasang tidak terima dan
mencoba menemui Eko di Makodim 1708/BN, namun tidak berhasil.
Selanjutnya,
merasa pernah diperlakukan serupa oleh komandannya, sejumlah anggota Kodim
1708/BN dengan menggunakan kendaraan roda dua turut melakukan aksi demo ke
Korem 173/PVB untuk menyampaikan aspirasi kepada Danrem 173/PVB.
Namun Danrem
tidak berada di tempat sehingga hanya ditemui Kasi Intel Korem 173/PVB Kolonel
Wahyu Handoyo. Dalam pertemuan itu, Wahyu meminta kepada anggota Kodim yang
menjadi korban pemukulan Dandim untuk di data, selanjutnya dilakukan
pemeriksaan oleh Kasiopsrem Korem 173/PVB, Kolonel Inf Rudi Jayakarta R.
Sementara
Kepala Penerangan Kodam 17 Cenderawasih Kolonel Inf Teguh Puji Raharjo saat di
konfirmasi menyatakan bahwa hal tersebut bukan merupakan aksi demo.
“Masak
tentara demo, kayak sipil saja. Mereka itu mau melaporkan kepada Danrem tentang
kondisi satuannya, namun tidak ketemu sama Danrem, namun hanya ditemui Kasi
Intel Korem,” ucapnya, Selasa (19/4/2016).
Edy Siswanto : http://news.okezone.com/read/2016/04/19/340/1366472/tak-terima-dipukul-atasan-anggota-kodim-biak-demo

Tidak ada komentar:
Posting Komentar