Kamis, 07 April 2016

The Panama Pepers: Siapa itu Riza Chalid ?




Pengusaha kawakan Indonesia, Riza Chalid sempat membuat riuh jagat perpolitikan negeri dengan terungkapnya kasus pemufakatan jahat atau #papamintasaham yang akhirnya membuat Setya Novanto harus meninggalkan jabatanya sebagai Ketua DPR RI. Namun, hingga kini perkembangan kasus tersebut tidak jelas penanganannya di kejaksaan agung, bahkan Riza Chalid berulangkali mangkir saat akan dimintai keterangaannya terkait keterlibatanya dalam pemufakatan tersebut.

Belum selesai keterlibatanya dalam pemufakatan jahat tersebut, Pengusaha Taipan Minyak kini disebut-sebut juga terindikasi telah melakukan penggelelapan pajak setelah bocornya the panama papers yang diungkap oleh koran Jerman, SüddeutscheZeitung. the panama papers merupakan dokumen berisi daftar klien dari firma hukum yang berdomisili di panama yakni Mossack Fonseca yang terindikasi bermasalah. beberapa kliennya terdapat juga nama – nama pebisnis Indonesia antara lain James Riadi, Riza Chalid, Franciscus Welirang dan calon gubernur DKI Sandiaga Uno .


Bocornya the panama papers ini tentu membuat ramai jagat internasional karena banyaknya keterlibatan tokoh-tokoh dunia yang menggunakan jasa yang ditawarkan dari Mossack Fonseca seperti Presiden Tiongkok Xin-jinping dan Presiden Rusia Vladmir Putin serta Raja Salman dari Arab Saudi.
Namun yang jadi pertanyaan siapakah sebenarnya Riza Chalid ini? Nama Riza Chalid sebenarnya sudah tidak asing lagi dikalangan pebisnis Minyak, bahkan dia merupakan salah satu pionir dari bisnis minyak di Indonesia yang sudah melalangbuana sejak dalam kepemimpinan soeharto. Nama Riza Chalid sendiri juga sering dikaitkan dengan mafia perminyakan Indonesia karena disebut-sebut juga memiliki pengaruh kuat dalam pengadaan kebijakan minyak impor melalui PETRAL yang mana PETRAL sendiri terindikasi membeli minyak dari perusahaan singapura yakni Global Energy Resources yang mana merupakan perusahaan milik Riza Chalid. Bahkan pria yang miliki sebutan The Gasoline Godfather disebut-sebut masuk juga kedalam lingkaran keluarga cendana. Dimana bila melihat saham PETRAL sendiri sebesar 20% ternyata dimiliki oleh Tommy Soeharto.

Di Singapura, nama Reza Chalid juga sangat mentereng. Di sana nama Reza Chalid amat dikenal oleh semua pengusaha minyak Singapura sebagai pengusaha yang hebat. Tak seorangpun pengusaha minyak di Singapura yang tidak mengenal Reza. Kehebatan Reza tergambar dari cara ia bermain, dimana separuh impor minyak Indonesia Reza kuasai. Bisa dikatakan bahwa Reza merupakan sosok yang membuat Indonesia selama ini sangat tergantung dari import BBM.

Dengan terbukanya dokumen the panama papers mungkin indikasi penggemplangan pajak yang dilakukan Riza Chalid bisa saja terjadi. Apalagi bila melihat total kekayaan yang dimilikinya hingga diperkirakan mencapai 415 juta dolar, yang membuat dirinya masuk daftar orang terkaya ke-88 dalam daftar 150 orang terkaya versi Globe Asia.

Tanggapan pemerintah sendiri atas terbukannya the panama paper, saat ditemui tempo Menteri Keuangan Indonesia Bambang Brodjonegoro menjelaskan bahwa pemerintah sudah mengantongi data terkait “dana gelap” orang Indonesia yang berada di luar negeri. “Nilainya ribuan triliun rupiah,” kata Bambang. selain itu ia menambahkan, dengan UU Pengampunan Pajak yang sedang dibahas di Senayan, harapanya menjadi suatu upaya pemerintah menarik pulang semua “dana gelap” tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar