PT Agung Podomoro Land melalui anak usahanya yaitu PT Muara Wisesa Samudera diketahui telah mengantongi proyek reklamasi untuk tiga pulau buatan seluas 165 hektare.
PT Muara Wisesa Samudera sampai saat ini belum melakukan reklamasi Pulau G (Pluit City) meski perusahaan telah mengantongi izin reklamasi senilai Rp4,9 triliun dari total proyek pengembangan mencapai Rp50 triliun.
Sumber : http://news.okezone.com/read/2016/04/01/337/1351873/buntut-ott-kpk-minta-reklamasi-teluk-jakarta-dihentikan
Andi Nur Aminah – u.msn.com
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membantah
tudingan adanya aliran uang yang mengalir dari bos Agung Sedayu Group (ASG)
Suginto Kusumah alias Aguan kepada kelompok Teman Ahok. Pria yang akrab disapa
Ahok itu meminta pembuktian jika benar-benar ada uang Aguan masuk ke kantung
Teman Ahok.
"Wah saya enggak tahu. Kita mesti buktikan. Karena Teman Ahok saya tanya dia dapat berapa duit? (Jawab mereka) Enggak ada duit masuk. Kalau dicek di mal-mal, misalnya di Pluit, mereka mendapat sumbangan sendiri, dan ada beberapa teman yang menyumbang sendiri. Teman Ahok juga merasa enggak keluar duit," ujarnya kepada wartawan di Balai Kota, Kamis (14/4).
Ahok mengatakan sudah mengonfirmasi tuduhan itu pada Sunny Tanuwidjaya. Sebab Sunny kerap menjadi penghubungnya dengan pengusaha. Ada pun Aguan sendiri mengaku pada Ahok tak pernah memberi sumbangan.
"Kalau sampai itu ada, berarti dia menjual nama Teman Ahok dong. Makanya Teman Ahok kita tanya juga, kalian dapat duit berapa? Kamu kalau ada duit gede juga bisa kumpulin KTP enggak? Gue kasih lu Rp 10 miliar deh. Lu kumpulin KTP bisa enggak? Kalau kamu bisa taruhan deh. Isi form loh. Orang datang ke booth itu karena uang atau karena Ahok? Nah kalau sampai Teman Ahok terima duit, aku juga tersinggung, bahaya duit itu," katanya.
Sumber : http://u.msn.com/id-id/berita/nasional/ahok-bantah-terima-uang-bantuan-dari-aguan/ar-BBrJn3S

Tidak ada komentar:
Posting Komentar