Jakarta -
Sekretaris DPW Partai Perindo DKI, Ramdan Alamsyah mengatakan dengan dicekalnya
Staf Khusus Gubernur DKI, Sunny Tanuwidjaja dalam kasus korupsi Raperda
Reklamasi Teluk Jakarta bukti kuat ada keterlibatan Basuki Tjahaja Purnama
alias Ahok.
"Peran
Sunny itu memang bagian dari pada KPK menjerat Ahok, karena itu membuktikan
bahwa keterlibatan eksekutif dalam hal ini ada," kata Ramdan kepada INILAHCOM,
Minggu (10/4/2016).
Menurut dia,
Ahok tampaknya ketakutan karena yang awalnya tidak mengakui Sunny sebagai staf
khususnya. Karena, Ahok menyebut Sunny merupakan anak magang di Balai Kota DKI
yang sedang menyelesaikan tugas tesisnya.
"Dan
Sunny ini Ahok sendiri selalu berubah-ubah, tadinya Ahok bilang Sunny itu anak
magang, terus sekarang bilang Teman Ahok, terus bilang juga stafnya. Itu
membuktikan ada keterlibatan eksekutif, 100 persen terlibat," ujarnya.
Karena kata
Ramdan, kalau memang tidak ada keterlibatan Sunny yang merupakan orang dekat
Ahok di pemerintahan daerah, KPK tak bakal melakukan pencekalan terhadap Sunny
apalagi Sugiyanto Kusuma alias Aguan bos Agung Sedayu Group.
"Karena
kalau tidak terlibat, tidak akan mungkin KPK cekal. Gitu aja bos, saya yakin
itu," kata dia.
Ia
menambahkan, sekarang tinggal bagaimana KPK dapat membuktikan keterlibatan
Ahok. Karena walau bagaimana pun status Sunny merupakan sebagai Staf Khusus
Ahok di Balai Kota DKI.
"Berarti
staf itu ada dibawah kendali si Ahok, tidak akan mungkin kalau tidak dibawah
kendali Ahok. Kalau sekarang memang dia tidak terlibat, tak akan mungkin KPK
cekal," tandasnya.[ris]
Sumber : http://nasional.inilah.com/read/detail/2287210/pencekalan-sunny-bukti-keterlibatan-eksekutif#sthash.UIqLbCqr.dpuf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar