Minggu, 10 April 2016

Pencekalan Sunny Bukti Keterlibatan Eksekutif



Dugaan Korupsi Teluk Jakarta


Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 11 April 2016 | 06:08 WIB 

Jakarta - Sekretaris DPW Partai Perindo DKI, Ramdan Alamsyah mengatakan dengan dicekalnya Staf Khusus Gubernur DKI, Sunny Tanuwidjaja dalam kasus korupsi Raperda Reklamasi Teluk Jakarta bukti kuat ada keterlibatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"Peran Sunny itu memang bagian dari pada KPK menjerat Ahok, karena itu membuktikan bahwa keterlibatan eksekutif dalam hal ini ada," kata Ramdan kepada INILAHCOM, Minggu (10/4/2016).


Menurut dia, Ahok tampaknya ketakutan karena yang awalnya tidak mengakui Sunny sebagai staf khususnya. Karena, Ahok menyebut Sunny merupakan anak magang di Balai Kota DKI yang sedang menyelesaikan tugas tesisnya.
"Dan Sunny ini Ahok sendiri selalu berubah-ubah, tadinya Ahok bilang Sunny itu anak magang, terus sekarang bilang Teman Ahok, terus bilang juga stafnya. Itu membuktikan ada keterlibatan eksekutif, 100 persen terlibat," ujarnya.
Karena kata Ramdan, kalau memang tidak ada keterlibatan Sunny yang merupakan orang dekat Ahok di pemerintahan daerah, KPK tak bakal melakukan pencekalan terhadap Sunny apalagi Sugiyanto Kusuma alias Aguan bos Agung Sedayu Group.
"Karena kalau tidak terlibat, tidak akan mungkin KPK cekal. Gitu aja bos, saya yakin itu," kata dia.
Ia menambahkan, sekarang tinggal bagaimana KPK dapat membuktikan keterlibatan Ahok. Karena walau bagaimana pun status Sunny merupakan sebagai Staf Khusus Ahok di Balai Kota DKI.
"Berarti staf itu ada dibawah kendali si Ahok, tidak akan mungkin kalau tidak dibawah kendali Ahok. Kalau sekarang memang dia tidak terlibat, tak akan mungkin KPK cekal," tandasnya.[ris]
Sumber : http://nasional.inilah.com/read/detail/2287210/pencekalan-sunny-bukti-keterlibatan-eksekutif#sthash.UIqLbCqr.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar