Pengamat Jakarta, Geisz Chalifah meminta warga muslim di
Jakarta bersatu menjegal Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar tak
lagi terpilih di Pilkada DKI 2017.
“Umat Islam harus bersatu melawan
Ahok,” kata mantan pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di
sela diskusi “Jakarta Tanpa Ahok”, Tebet, Jakarta, Jumat (11/3).
Dalam kesempatan itu, Geisz
melayangkan kritik ke partai-partai Islam dan gerakan mahasiswa Islam.
Munculnya Ahok, menurut dia diakibatkan oleh lemahnya kaderisasi dari kalangan
parpol ataupun gerakan mahasiswa Islam.
“Kemana parpol Islam dan gerakan
mahasiswa Islam? HMI, PMII dan yang lain. Ketika ada Ahok, baru semua bicara.
Sebelumnya pada kemana?” kritik dia.
Kritik dilontarkan dia terkait
sikapnya yang beberapa kali mendukung Ahok, baik di Pilkada DKI 2012 lalu
ataupun setelahnya. Geisz beralasan pernah mendukung Ahok lantaran tidak
melihat ada tokoh Islam yang dianggap ‘layak’ memimpin Jakarta. [aktual]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar