Al Abrar
• 28 Maret 2016 15:36 WIB
Jakarta: Partai
Golkar memberikan sinyal tidak akan mendukung Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama di
Pilgub DKI Jakarta 2017. Golkar menghormati keputusan Gubernur DKI Jakarta itu
yang memilih jalur independen.
"Kita hormati putusan Pak Ahok memilih jalur independen, tapi Golkar tidak akan mendukung Pak Ahok," kata Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta Zainudin kepada Metrotvnews.com, (28/3/2016).
"Kita hormati putusan Pak Ahok memilih jalur independen, tapi Golkar tidak akan mendukung Pak Ahok," kata Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta Zainudin kepada Metrotvnews.com, (28/3/2016).
Keputusan tidak mendukung Ahok itu sesuai Anggaran Dasar dan
Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Dalam AD/ART tersebut Golkar akan mengikuti
mekanisme partai dalam mengusung seseorang.
Selain itu, partai juga akan menimbang calon lain yang mau diusung oleh Golkar. "Komitmen partai tidak akan mengusung calon independen, partai juga mengikuti mekanisme undang-undang partai politik," ujar Zainudin.
Hingga saat ini, kata Zainudin, Golkar masih menjaring nama bakal calon yang bakal diusung partai pohon beringin ini di Pilgub DKI. Awal April, jajak pendapat akan digelar secara serentak di seluruh kelurahan yang ada di Jakarta.
Diharapkan akhir April jajak pendapat rampung, sehingga di bulan Mei DPP bisa mengumumkan bakal calon yang diusung nanti. "Ini polling terbuka, masyarakat bebas menentukan nama calon. Awal Mei DPP akan putuskan siapa yang bakal diusung," kata Zainudin.
Selain itu, partai juga akan menimbang calon lain yang mau diusung oleh Golkar. "Komitmen partai tidak akan mengusung calon independen, partai juga mengikuti mekanisme undang-undang partai politik," ujar Zainudin.
Hingga saat ini, kata Zainudin, Golkar masih menjaring nama bakal calon yang bakal diusung partai pohon beringin ini di Pilgub DKI. Awal April, jajak pendapat akan digelar secara serentak di seluruh kelurahan yang ada di Jakarta.
Diharapkan akhir April jajak pendapat rampung, sehingga di bulan Mei DPP bisa mengumumkan bakal calon yang diusung nanti. "Ini polling terbuka, masyarakat bebas menentukan nama calon. Awal Mei DPP akan putuskan siapa yang bakal diusung," kata Zainudin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar