Ibarat Pemimpin Sebuah Mobil Yang Tidak Punya REM,
Menggambarkan Realitas Yang Dimiliki Ahok . Bagaimana Penumpang Mobil itu mau Selamat kalau Mobilnya tidak
memiliki REM ?
Yakinlah akhir dari Penumpang Mobil seprti itu, pasti di “Rumah
Sakit atau di Liang Lahad”
Dalam sebuah majelis yang dipimpin ulama asal Cirebon Buya
Yahya, ada seorang jamaah bertanya tentang bagaimana menyikapi seorang pemimpin
organisasi Islam yang mempromosikan pemimpin non muslim kepada kaum muslimin,
terlebih hal tersebut dilakukan kepada komunitas pesantren.
Menjawab pertanyaan tersebut,
Buya Yahya mengatakan bahwa di dalam syariat Islam memilih pemimpin non muslim
itu dilarang. "Memilih pemimpin non muslim di dalam Islam adalah haram.
Menjerumuskan orang itu lebih haram lagi. Memilih saja sudah haram apalagi
membawa dan mengajari orang untuk memilih yang haram," tegas pengasuh
Lembaga Pendidikan Dakwah (LPD) Al Bahjah Cirebon itu.
Menurutnya, aturan dalam masalah
ini sudah tidak bisa ditawar lagi. "Jangan main-main soal urusan
kepemimpinan ini," jelasnya.
Terkait perbandingan antara
pemimpin kafir yang adil dengan pemimpin muslim yang tidak adil yang
dipropagandakan saat ini, Buya mengatakan bahwa itu adalah fitnah.
"Itu tawaran dan omongan
fitnah, orang Nasrani dan Yahudi pun tidak terima dengan tawaran itu. Coba di
kalangan Nasrani, di Roma misalnya, kita tawarkan pemimpin Nasrani yang zalim
dibanding pemimpin Muslim yang adil, mereka pasti tidak akan terima, karena
mereka cerdas, hanya kita ini kadang-kadang biarpun katanya profesor tapi tidak
cerdas," tandasnya.[portalpiyungan]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar