Sumber : http://www.posmetro.info/2016/03/strategi-dusta-boss-jasmev-kembali.html
Strategi
tipu-tipu ala Kartika Djoemadi yang digunakan pada Pemilu Presiden 2014 lalu,
kembali ditiru pendukung Ahok.
Saat itu,
Kartika Djoemadi, Koordinator Jokowi-Ahok Social Media Valunteers (JASMEV)
dinilai sudah melecehkan Umat Islam. Menurut Tokoh Muda Muhammadiyah Mustofa
Nahrawardaya, Kartika sudah melakukan penipuan yang sudah termasuk penistaan
agama. Kartika menipu karena berpura-pura menjadi Muslimah, padahal, Kartika
adalah seorang penganut Katolik.
Pola itu
kini kembali muncul atau ditiru oleh pendukung Basuki Tjahaja Purnama yang
biasa disapa Ahok, yang sudah menyatakan akan kembali mencalonkan diri pada
Pilkada DKI 2017 mendatang melalui jalur independen.
Pendukung
Ahok yang bergabung dalam Teman Ahok kini tengah berupaya mengumpulkan KTP
warga Jakarta agar Ahok bisa lolos menjadi calon gubernur pada Pilkada DKI 2017
mendatang melalui jalur independen. Diwaktu bersamaan, ada juga pendukung mulai
melakukan kampanye untuk menarik simpati warga DKI Jakarta yang beragama Islam
dengan mengaku dirinya seorang Muslim dan sangat gencar berkampanye di social
media.
Tagline yang
digunakan oleh tim kampanye Ahok adalah dengan nama “SAYA MUSLIM, SAYA DUKUNG
AHOK”. Bahkan untuk meyakinkan, para tim kampanye Ahok ini sengaja mengenakan
jilbab. Selanjutnya foto-foto mereka dishare di social media Facebook dan
Twitter
Namun
strategi tipu-tipu dengan berpura-berpura sebagai muslim, kembali berhasil
dibongkar oleh pegiat social media Facebook bernama Andika Toay PS dan Vian
Faldyan (12/3/2015), yang kemudian menshare foto-foto mereka disalah satu
group facebook, yang kemudian mendapat perhatian dan komentar para nitizen.
“Jasmev
Kartika Jumadi ‘Kembali Beraksi’……!,” tulis M Yusuf yang ikut mengomentari di social media
Facebook.
Danny Abdul
Jabbar : “Bagaimanapun yg namanya kebohongan, pasti akan kelihatan. Dari
Kerudung sama kertasnya juga sdh kelihatan bahwa Ahok Pendusta,”
Hal senada
juga disampaikan Rony Sjm : “bgitulah orang2 yg curang,, segala cara dipake,
segala dusta dihalalkan,”
Us Hidayat
Katik Marajo turut memberikan komentar : KATANYA JANGAN JUAL JUAL AGAMA….
INI APA NAMANYA COBA.. DEMI MENCARI SIMPATI, NON MUSLIM PAKAI JILBAB N TULISAN
MACAM ITU… MENYEDIHKAN……….. AGAMA PUN ORANG PUN DIJUAL AMA TEMAN AHOK
TAIKERS…..
Danny Abdul
Jabbar: “Dia bukan muslim, tapi menyamar sebagai muslim,”
Aan
Alexandra menilai tim pendukung Ahok sudah kehabisan akal sehingga menghalalkan
segala cara termasuk berpura-pura atau mengaku sebagai seorang Muslim: “Kalo
sudah kehabisan pikiran gak usah bwa2 islam buat cari nafkah..kampungan!!!.”
Sementara
Rudy Haryanto berpesan, jangan sampai umat Islam Jakarta terpecah seperti
Pilpres 2014 lalu karena kerjaan orang-orang yang tidak bertanggungjawab.”Umat
islam skrg jgn ampe bse ke pecah deh….nti kejadiannye kaye pilpres/pilgub kmren
deh.”
Hingga
berita ini ditulis, belum terungkap identitas mereka, tapi foto-foto mereka
sudah tersebar di social media
Perhatikan
foto-foto mereka berikut ini :





Tidak ada komentar:
Posting Komentar